Korban Bencana Alam di Sumatera Meningkat Menjadi 1.157 Jiwa per 1 Januari 2026
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa jumlah korban jiwa akibat bencana di Sumatera telah mencapai 1.157 orang hingga tanggal 1 Januari 2026.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menambahkan bahwa penambahan tiga jasad ditemukan di Aceh Utara.
Abdul Muhari menjelaskan bahwa operasi pencarian dan pertolongan masih berlangsung di kawasan yang terkena dampak bencana. "Hasil dari operasi pencarian yang terus dilakukan, jumlah korban jiwa per hari ini meningkat menjadi 1.157 jiwa," ungkapnya.
BNPB turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Tim pencarian akan terus berupaya menemukan sebanyak mungkin korban yang masih hilang.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Akibat bencana tersebut, sekitar 380.360 orang terpaksa mengungsi dan tinggal di tempat-tempat aman. BNPB berharap hunian sementara yang disediakan oleh pemerintah dapat menjangkau semua warga yang terkena dampak.
"Kami sudah melihat langsung beberapa hunian tetap yang telah disiapkan untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh Taming dan di beberapa lokasi lainnya," jelas Abdul Muhari.
Berdasarkan data terbaru per 1 Januari 2026, rincian korban jiwa di masing-masing provinsi adalah sebagai berikut: di Aceh, tercatat 530 orang meninggal, 31 hilang, dan 356.655 orang mengungsi.
Di Sumatera Utara, jumlah korban meninggal mencapai 365 orang dengan 60 hilang dan 13.770 pengungsi. Sementara di Sumatera Barat, jumlah yang meninggal mencapai 262 orang, 74 hilang, dan 9.935 orang mengungsi.
Total korban hilang saat ini adalah 165 jiwa.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: