Persib Bandung Siap Tantang Ratchaburi FC di 16 Besar AFC Champions League Two
Persib Bandung akan bertemu dengan Ratchaburi FC asal Thailand dalam babak 16 besar AFC Champions League Two. Pelatih Bojan Hodak menganggap undian ini cukup menguntungkan meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan, termasuk jadwal padat dan perjalanan jauh.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Hodak yakin timnya dapat bersaing dengan Ratchaburi, terutama dengan leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Ia meminta dukungan dari federasi dan operator liga untuk menjamin kesiapan tim pada kompetisi internasional.
Optimisme Bojan Hodak terpantau jelas dengan hasil undian yang mempertemukan Persib Bandung dengan Ratchaburi FC. "Saya lihat ini adalah tim yang bisa kami hadapi, tim yang bisa kami tantang," ungkapnya.
Pelatih asal Kroasia ini menekankan pentingnya leg kedua yang berlangsung di kandang sendiri, berharap stadion akan dipenuhi pendukung untuk memberikan keuntungan bagi tim. "Jika stadion penuh, saya pernah katakan itu tentunya tidak akan mudah bagi lawan," tambah Hodak.
Hodak bertekad memaksimalkan potensi yang ada demi melangkah lebih jauh di kompetisi. Ia menganggap hasil undian ini membawa beberapa hal positif yang dapat dimanfaatkan.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan
Meskipun penuh harapan, Hodak juga menyoroti tantangan yang datang dari jadwal pertandingan di liga domestik. Persib dijadwalkan harus menjalani tiga pertandingan dalam kurun waktu dua pekan, yang dapat mempengaruhi persiapan tim di ACL Two.
"Sekarang kami fokus untuk menjadwal ulang pertandingan di liga, karena ada jadwal kami bertanding di tiga laga dalam dua pekan," jelas Hodak.
Ia berharap agar duel di liga dapat disesuaikan, demi membantu persiapan tim dan meningkatkan peluang lolos ke babak selanjutnya.
Hodak memberikan penjelasan mengenai perbedaan mencolok antara kompetisi di Asia dan Eropa, terutama tentang jarak dan waktu tempuh perjalanan. Di Eropa, perjalanan antar kota atau negara umumnya tidak memerlukan waktu yang lama.
"Di Eropa tidak terlalu lama melakukan perjalanan. Asia itu sangat besar dan ini menjadi masalah utama," tuturnya.
Hodak menambahkan, di Eropa perjalanan biasanya hanya memakan waktu satu hingga dua jam, dengan perjalanan terjauh sekitar lima jam. "Ini perbedaan yang besar," ujarnya, menjelaskan tentang tantangan yang dihadapi tim dalam kompetisi internasional.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: