Presiden Prabowo Rayakan Tahun Baru 2026 Bersama Korban Bencana di Tapanuli Selatan
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan merayakan malam Tahun Baru 2026 bersama warga yang terkena dampak banjir dan longsor di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi
Kunjungan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang sedang berada dalam situasi darurat, dengan rencana menginap di lokasi pengungsian di Batang Toru.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa meskipun mayoritas warga pengungsian di Batang Toru telah kembali ke rumah masing-masing, masih ada logistik dan dapur umum yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum kembali.
Prabowo Subianto direncanakan akan menginap di lokasi pengungsian dan berinteraksi langsung dengan para pengungsi, termasuk makan malam dan menonton film bersama.
"Karena malam tahun baru Pak Presiden menginap di sini Tapanuli Selatan, kemudian ya mungkin makan malam bersama warga setempat kemudian salam-salaman di sana, kemudian ada nonton film, layar tancap gitu bersama warga," ungkap Teddy.
Kegiatan tahun baru ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat yang terdampak bencana secara langsung.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan
Teddy menambahkan bahwa setelah menginap di Tapanuli Selatan, Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026 untuk mengecek pembangunan hunian sementara bagi pengungsi.
"Besok ke Aceh Tamiang. Jadi menginap di sini, Tapanuli Selatan, bermalam tahun baru bersama warga. Besok pagi ke Aceh Tamiang, ada rumah hunian yang dibuat Danantara. Instruksi Bapak Presiden, besok kita cek," tambah Teddy.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan semangat serta dukungan moral bagi warga yang masih terdampak bencana.
Dengan kehadiran Presiden, masyarakat diharapkan merasa diperhatikan dan didukung oleh pemerintah dalam proses pemulihan.
Inisiatif ini juga menunjukkan respons pemerintah dalam situasi darurat dan upaya untuk memperlihatkan keberpihakan terhadap pengungsi.
Selain itu, berbagai kegiatan sosial lainnya direncanakan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi daerah yang terkena dampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: