Janice Tjen Mulai 2026 dengan Peringkat Unggulan di ASB Classic Auckland
Petenis muda Indonesia, Janice Tjen, memulai tahun 2026 dengan ciri khas sebagai unggulan kelima di turnamen WTA 250, ASB Classic yang berlangsung di Auckland, Selandia Baru.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada pekan pertama bulan Januari, di mana Janice akan menghadapi sederet bintang tenis global dalam upayanya untuk meraih prestasi lebih lanjut.
Janice Tjen, yang baru saja menutup tahun 2025 dengan dua gelar, akan melanjutkan performa baiknya di ASB Classic. Di tahun sebelumnya, ia berhasil mengukir prestasi di WTA 125 di Jinan serta WTA 250 di Chennai.
Kesiapannya untuk berkompetisi di Auckland semakin matang, dengan harapan dapat mempertahankan momentum positif yang telah diraih.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Turnamen ASB Classic tidak hanya dihadiri Janice, tetapi juga pemain-pemain papan atas lainnya, termasuk Elina Svitolina yang menempati unggulan teratas. Svitolina dikenal sebagai salah satu petenis terkuat di dunia, dan kehadirannya pasti menambah daya tarik turnamen.
Menariknya, Venus Williams yang merupakan juara Grand Slam tujuh kali juga akan kembali berkompetisi setelah 16 bulan absen, menjadikannya fokus perhatian publik dan penggemar tenis.
Sebagai unggulan kelima, Janice diharapkan dapat menunjukkan performa terbaiknya meski banyak pemain muda berkualitas yang siap bersaing. Salah satu calon lawan yang patut diperhatikan adalah Lulu Sun dari Selandia Baru, yang berhasil tampil memukau di turnamen sebelumnya.
Tak hanya itu, Janice juga harus menghadapi debut Alexandra Eala dari Filipina, yang menjadikan persaingan di ASB Classic semakin ketat. Semua ini menambah tantangan bagi Janice untuk tetap berada di jalur kemenangan.
Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: