Fenomena Nyeri Otot Setelah Berolahraga: Penjelasan dan Cara Penanganannya
Nyeri otot yang muncul dua hari setelah berolahraga dikenal dengan istilah Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). Fenomena ini umum terjadi dan merespons tubuh terhadap aktivitas fisik yang dilakukan.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Rasa nyeri ini bukan hanya tanda bahwa seseorang telah berolahraga berat, melainkan juga hasil dari sejumlah proses biologis di dalam tubuh yang terjadi setelah latihan.
DOMS merupakan istilah untuk nyeri otot yang muncul 24 hingga 72 jam setelah aktivitas fisik. Nyeri ini sering kali terjadi setelah latihan berintensitas tinggi atau setelah melakukan gerakan yang tidak biasa bagi tubuh.
Saat berolahraga, otot mengalami microtears atau robekan kecil. Proses ini adalah bagian dari adaptasi tubuh yang bertujuan untuk membangun kekuatan otot yang lebih besar di masa mendatang.
Ketika melakukan aktivitas fisik, tubuh memerlukan waktu untuk merespons kerusakan yang terjadi pada serat otot. Proses perbaikan tersebut berkontribusi terhadap rasa nyeri yang dirasakan beberapa hari setelah latihan.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Sebagian besar nyeri yang dialami disebabkan oleh peradangan yang terjadi sebagai respons terhadap microtears. Meskipun kadar asam laktat juga berperan, pengaruhnya tidak sebesar yang sering diperkirakan.
Sel-sel yang terlibat dalam pemulihan menghasilkan berbagai sel dan enzim segera setelah latihan. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan ini bervariasi antar individu.
Salah satu metode efektif untuk mengatasi nyeri otot adalah dengan melakukan pendinginan dan pemanasan yang memadai sebelum serta sesudah berolahraga. Peregangan diantara sesi latihan juga sangat dianjurkan.
Mengonsumsi makanan kaya protein dan menjaga hidrasi setelah berolahraga dapat mempercepat proses pemulihan otot. Mandi air hangat atau berendam dengan garam Epsom dapat memberikan kelegaan pada otot yang nyeri.
Penting juga untuk tidak langsung melakukan latihan berat secara berkelanjutan setiap hari. Mengatur jadwal latihan dengan cukup waktu istirahat di antara hari latihan berperan signifikan dalam pemulihan.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: