Kategori Berita
Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 11:11 WIB

Lonjakan Harga Perak Capai Rekor Tertinggi di Tengah Defisit Pasar

Lonjakan Harga Perak Capai Rekor Tertinggi di Tengah Defisit PasarLonjakan Harga Perak Capai Rekor Tertinggi di Tengah Defisit Pasar

Harga perak mengalami lonjakan signifikan pada Jumat, 26 Desember 2025, dengan kenaikan mencapai 9 persen dan mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Kenaikan tersebut didorong oleh defisit pasar serta meningkatnya permintaan dari sektor industri.

Lonjakan Harga Perak dan Logam Mulia Lainnya

Harga perak di pasar spot menyentuh angka 78,53 dollar AS per troy ons, mencerminkan minat yang tinggi terhadap logam ini baik sebagai komoditas industri maupun aset lindung nilai.

Tak hanya perak, harga emas juga mengalami kenaikan signifikan, mencapai 4.549,71 dollar AS per troy ons, mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.

Logam mulia lainnya seperti platinum dan palladium juga merasakan dampak positif dari tren ini, di mana harga platinum melonjak 10 persen dan palladium mengalami kenaikan lebih dari 14 persen.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Sentimen Pasar dan Faktor Pendukung

Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, mengungkapkan bahwa potensi reli harga logam mulia masih akan berlanjut, meskipun ada risiko volatilitas di akhir tahun.

Grant menyatakan, 'Ekspektasi pelonggaran kebijakan bank sentral AS, pelemahan dollar AS, serta meningkatnya ketegangan geopolitik mendorong volatilitas di pasar yang relatif sepi.'

Perkiraan pasar mengenai pemangkasan suku bunga di 2026 juga turut mempengaruhi daya tarik emas di pasar global.

Dinamika Geopolitik dan Permintaan Fisik

Dari sisi geopolitik, serangan udara yang dilakukan AS terhadap militan Negara Islam di Nigeria dapat mempengaruhi sentimen investor terhadap logam mulia.

Kenaikan harga emas tahun ini ditopang oleh kebijakan pelonggaran yang diterapkan oleh The Fed serta arus masuk dana yang signifikan melalui exchange-traded fund (ETF).

Namun, permintaan fisik terhadap emas menunjukkan dinamika yang beragam; diskon harga emas di India mencapai level tertinggi dalam lebih dari enam bulan, sementara diskon di China menyempit.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Lonjakan Harga Perak Capai Rekor Tertinggi di Tengah Defisit Pasar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!