Kategori Berita
Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 10:03 WIB

Menteri Pertanian Pastikan Stabilitas Harga Telur Nasional Jelang Lebaran 2026

Menteri Pertanian Pastikan Stabilitas Harga Telur Nasional Jelang Lebaran 2026Menteri Pertanian Pastikan Stabilitas Harga Telur Nasional Jelang Lebaran 2026

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan keseriusannya dalam mengambil tindakan terhadap pedagang yang menaikkan harga telur ayam di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP). Pernyataan ini muncul setelah adanya jaminan surplus stok telur di Indonesia yang dipastikan aman hingga Lebaran 2026.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh

Amran, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), menginstruksikan agar pemantauan harga telur dilakukan secara aktif agar tidak terjadi pelanggaran yang merugikan konsumen. "Saya katakan tidak boleh naik. Kalau naik, kita tindak," tegasnya.

Stok dan Pergerakan Harga Telur

Mentan Amran menjelaskan bahwa saat ini stok telur di Indonesia berada dalam kondisi yang mencukupi. Data dari Panel Harga Pangan Bapanas menunjukkan bahwa rerata harga telur ayam di tingkat konsumen mulai mengalami penurunan dalam seminggu terakhir.

"Telur alhamdulillah baik, tetapi kita tidak boleh lengah. Telur cukup," ujar Amran dalam konferensi pers pada 26 Desember 2025. Rerata harga telur ayam per 24 Desember tercatat Rp31.595 per kg, menurun dari Rp31.671 per kg seminggu sebelumnya.

Berdasarkan pemantauan Bapanas, provinsi dengan harga telur ayam terendah adalah Bali, pada kisaran Rp27.635 per kg. Ini menunjukkan adanya perbedaan harga yang cukup signifikan antar daerah.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Tindakan Terhadap Pelanggaran Harga

Amran menegaskan bahwa setiap pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga di pasar akan dikenakan sanksi tegas. "Kalau terjadi kenaikan harga yang tidak sesuai dengan HAP, kami akan melakukan penindakan," tambahnya.

Tindakan tegas ini dimaksudkan untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat. Amran juga mencatat pentingnya pengawasan ketat terhadap peredaran pangan untuk mencegah praktik merugikan konsumen.

Sebelumnya, beberapa izin usaha telah dicabut bagi mereka yang terbukti melakukan pelanggaran. Amran berkomitmen untuk melindungi konsumen dari harga yang tidak wajar.

Analisis Kondisi Pasar Telur

Pasar telur ayam nasional menunjukkan fluktuasi harga namun tetap dalam batas wajar. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir harga telur ayam ras mengalami kenaikan terkendali.

Pada bulan Oktober, rerata harga bulanan telur ayam ras berada di Rp30.436 per kg, angka ini menjadi acuan HAP. Dengan adanya peningkatan permintaan menjelang Lebaran, langkah proaktif diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bapanas berkomitmen untuk terus memantau dan melaporkan dinamika harga secara berkala. Diharapkan langkah-langkah ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa tekanan inflasi berlebihan.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menteri Pertanian Pastikan Stabilitas Harga Telur Nasional Jelang Lebaran 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!