Kategori Berita
Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 22:40 WIB

Jumlah Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatra Meningkat Signifikan

Jumlah Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatra Meningkat SignifikanJumlah Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatra Meningkat Signifikan

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah menyebabkan korban jiwa yang meningkat menjadi 1.135 orang hingga Kamis (25/12/2025).

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa 489.864 jiwa mengungsi akibat bencana yang terjadi pada akhir November 2025.

Peningkatan Jumlah Korban Jiwa

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, mengungkapkan bahwa terdapat tambahan enam jiwa dari total sebelumnya yang sebesar 1.129 jiwa. Proses pencarian korban yang hilang masih berlangsung, dengan penurunan jumlah orang hilang dalam daftar pencarian.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan telah bekerja dengan maksimal dalam operasi pencarian korban. Upaya ini merupakan prioritas untuk menyelamatkan nyawa serta memberikan informasi yang akurat kepada keluarga korban.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dampak Bencana Terhadap Masyarakat

Bencana ini tidak hanya mengakibatkan korban jiwa, tetapi juga memberi dampak sosial yang besar, terutama bagi hampir setengah juta jiwa yang terpaksa mengungsi dari rumah mereka. Masyarakat yang terdampak kini hidup dalam kondisi darurat, yang memerlukan perhatian dan bantuan segera.

Pemerintah telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan, termasuk program bantuan langsung tunai. Program ini ditujukan untuk meringankan beban para korban, serta mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.

Perbaikan Infrastruktur dan Distribusi Logistik

Tim BNPB juga menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur untuk memperlancar akses dan distribusi logistik di wilayah terdampak. Jalan alternatif dari Bener Meriah menuju Bireuen kini dapat dilalui oleh kendaraan roda empat, yang diharapkan mampu mempercepat aliran bantuan.

Jalan nasional Takengon-Bireuen ditetapkan sebagai lokasi prioritas, agar logistik, termasuk bahan energi dari Bandara Rembele di Bener Meriah, dapat didistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Jumlah Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatra Meningkat Signifikan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!