Donald Trump Menyerang Oposisi Lewat Pesan Natal di Media Sosial
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melancarkan serangan verbal terhadap Partai Demokrat dalam sebuah pernyataan Natal melalui platform Truth Social pada malam Natal.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Dalam pernyataannya, Trump menyebut Demokrat sebagai 'sampah kiri radikal' dan mengklaim bahwa mereka berusaha menghancurkan negara, tetapi mengalami kegagalan total.
Trump membuka pernyataannya dengan ucapan selamat Natal untuk semua, termasuk anggota Partai Demokrat, yang ia sebut 'sampah kiri radikal'.
"Selamat Natal untuk semua, termasuk Sampah Kiri Radikal yang melakukan segala upaya untuk menghancurkan Negara kita, tetapi gagal total," ujarnya.
Pernyataan ini mencerminkan ketegangan berlanjut antara Trump dan oposisi politik pada tengah dinamika politik terkini.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat
Dalam pengantarnya, Trump membanggakan kinerja ekonomi pemerintahannya dengan menyoroti beberapa isu penting, seperti perbatasan yang aman dan pengaturan dalam olahraga wanita.
"Kita tidak lagi memiliki perbatasan terbuka, pria dalam olahraga wanita, transgender untuk semua orang, atau penegakan hukum yang lemah," tambahnya.
Trump juga mencatat, "Yang kita miliki adalah pasar saham dan dana pensiun 401K yang mencetak rekor, angka kejahatan terendah dalam beberapa dekade, tidak ada inflasi, dan kemarin, PDB (Produk Domestik Bruto) 4,3%, dua poin lebih baik dari yang diperkirakan."
Walaupun Trump memuji pencapaian ekonomi, ia tetap menghadapi kritikan dari Demokrat terkait penanganan biaya hidup oleh pemerintahnya.
Dalam laporan terbaru, Departemen Perdagangan mencatat bahwa meskipun ekonomi tumbuh sebesar 4,3 persen pada kuartal ketiga, terdapat kenaikan inflasi dengan indeks harga domestik yang mencapai 3,4 persen.
Trump mengabaikan kritik ini dalam sambutannya dan melanjutkan untuk mengirimkan salam kepada angkatan bersenjata AS yang terlibat dalam operasi di perairan Karibia.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: