Polisi Pastikan Keamanan di Sepuluh Sekolah di Depok setelah Ancaman Bom
Sebanyak sepuluh sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, menerima ancaman bom yang memicu keprihatinan masyarakat. Polisi segera beraksi untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan keamanan di semua lokasi terkait.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menegaskan bahwa seluruh lokasi telah diperiksa dan dinyatakan aman tanpa adanya benda mencurigakan yang ditemukan.
Setelah menerima laporan ancaman, anggota Detasemen Gegana Brimob Polri beserta jajaran Polres Metro Depok melakukan penyisiran secara menyeluruh di sepuluh sekolah yang terancam. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak terdapat bahan peledak di lokasi-lokasi tersebut.
Kepolisian menyampaikan bahwa selama proses pemeriksaan berlangsung, tidak ditemukan benda berbahaya, hal ini memberikan rasa aman bagi siswa, staf, dan orang tua yang khawatir akan keselamatan mereka.
"Sudah semua dicek, dipastikan aman. Tak ada benda berbahaya ditemukan," ungkap AKP Made Budi, yang menjelaskan hasil pemeriksaan.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi
Selaku bagian dari proses investigasi, pihak polisi tidak hanya terbatas pada pemeriksaan lokasi tetapi juga berupaya menyelidiki motif di balik ancaman bom yang disampaikan. Dalam penyelidikan, terduga pelaku diketahui telah menjelaskan alasan di balik ancamannya melalui email.
"Untuk motif maupun ancaman yang disampaikan oleh terduga pelaku memang isi dari e-mail yang disampaikan oleh pelaku bahwa pelaku merasa kesal ataupun merasa kecewa," tambah Made saat menjelaskan proses penyelidikan.
Investigasi ini berlangsung intensif, di mana pihak kepolisian terus berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut guna mengungkap siapa pelaku di balik ancaman tersebut.
Sebagai langkah untuk mendalami ancaman yang terjadi, Polres Metro Depok telah melakukan pemeriksaan kepada dua saksi dari pihak sekolah. Tindakan tersebut bertujuan mengumpulkan bukti dan informasi terkait ancaman bom yang meresahkan.
Selain itu, tim penyidik juga mendatangi alamat yang disebutkan oleh terduga pelaku dalam ancaman tersebut untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
"Penyidik Polres Metro Depok sudah mendatangi lokasi yang disebutkan oleh terduga pelaku. Namun saat ini masih terus dilakukan penyidikan dan akan kami sampaikan nanti hasil dari penyidikan tersebut," jelas Made, menekankan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: