Mengungkap Penyebab Nyeri di Telapak Kaki dan Gejala Perlu Diperhatikan
Nyeri di telapak kaki sering diabaikan dan dianggap sebagai masalah sepele, padahal gejala ini bisa menandakan masalah kesehatan yang lebih serius.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Penyebab sakit pada telapak kaki beragam, mulai dari kondisi sederhana hingga penyakit kronis yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.
Salah satu penyebab paling umum dari nyeri di telapak kaki adalah plantar fasciitis. Menurut Very Well Health, kondisi ini disebabkan oleh peradangan pada jaringan penghubung di bawah kaki yang dikenal sebagai plantar fascia, yang membentang dari tumit hingga jari kaki.
Gejala plantar fasciitis meliputi rasa nyeri tajam atau tumpul, yang biasanya paling terasa saat pertama kali menginjak lantai di pagi hari. Faktor risiko termasuk kondisi kaki datar, kelebihan berat badan, dan seringnya berjalan di permukaan keras.
Selain plantar fasciitis, osteoarthritis atau radang sendi yang umumnya terjadi pada lutut juga dapat menimbulkan nyeri. Penderita radang sendi sering kali mengubah cara berjalan, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi tekanan pada telapak kaki.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Metatarsalgia adalah kondisi lain yang sering menyebabkan nyeri pada bagian depan telapak kaki. Rasa sakit biasanya muncul akibat tekanan pada lima tulang metatarsal dan terasa tajam atau terbakar, yang dapat diperburuk saat berdiri atau berlari.
Kondisi ini sering dialami oleh individu yang melakukan aktivitas berintensitas tinggi, seperti lari atau lompat. Selain itu, perempuan paruh baya lebih rentan mengalami metatarsalgia.
Kapalan dan kutil kaki juga dapat menyebabkan nyeri. Kapalan muncul akibat gesekan atau tekanan berulang dari sepatu yang tidak tepat, sedangkan kutil memiliki inti yang keras. Menurut Healthline, kedua kondisi ini dapat diatasi secara mandiri, namun perlu konsultasi dokter jika muncul tanda infeksi.
Kutil plantar, yang muncul akibat infeksi virus human papillomavirus (HPV), berpotensi menyebabkan nyeri di telapak kaki. Kutil ini dapat menyebar melalui kontak langsung atau berbagi barang, seperti sepatu dan kaus kaki.
Menurut Cleveland Clinic, kutil plantar dapat menimbulkan rasa sakit yang signifikan dan mengubah cara berjalan penderita untuk menghindari nyeri, meskipun biasanya hilang dalam satu hingga dua tahun.
Asam urat tinggi juga dapat menjadi penyebab nyeri di telapak kaki. Ketika kadar asam urat meningkat, radang sendi dapat terjadi, biasanya ditandai dengan nyeri hebat di jari, lutut, atau sendi lainnya.
Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: