Kategori Berita
Senin, 22 DESEMBER 2025 • 20:37 WIB

Realisasi Belanja Negara Indonesia Menurun Menjelang Akhir 2025

Realisasi Belanja Negara Indonesia Menurun Menjelang Akhir 2025Realisasi Belanja Negara Indonesia Menurun Menjelang Akhir 2025

Realisasi belanja negara Indonesia hingga November 2025 mencapai Rp2.911 triliun, atau sekitar 82,5% dari target yang ditetapkan dalam laporan outlook. Dengan angka tersebut, pemerintah masih memiliki sisa anggaran sekitar Rp616,4 triliun yang wajib dimanfaatkan sebelum akhir tahun.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Kondisi ini menciptakan tantangan bagi pemerintah untuk segera mempercepat pengeluaran selama sisa waktu tahun ini. Hal ini penting agar dampak positif dari belanja negara dapat dirasakan oleh perekonomian secara luas.

Kinerja Belanja Negara Hingga November 2025

Realisasi belanja negara pada akhir November 2025 menunjukkan pencapaian yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Data menunjukkan bahwa belanja negara hanya mencapai 82,5% dari pagu anggaran yang telah ditetapkan.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2024, realisasi belanja negara berada di angka 87% dari total anggaran dan menyisakan sisa anggaran yang lebih kecil sebesar sekitar Rp430 triliun. Hal ini menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam belanja negara.

Menyusul tren ini, pemerintah dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan belanja pada bulan-bulan akhir tahun agar dapat memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, hal ini juga membawa tantangan dalam hal kualitas pengeluaran yang harus dipastikan.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Perbandingan dengan Tahun-Tahun Sebelumnya

Realisasi belanja pemerintah pusat hingga akhir November 2025 berada pada angka Rp2.116,2 triliun, atau sekitar 79,5% dari target yang ditetapkan. Sisa anggaran yang harus dibelanjakan mencapai Rp547,2 triliun, mencerminkan tantangan yang dihadapi pemerintah.

Dalam analisis lebih lanjut, pada tahun 2024 belanja negara tercatat mencapai Rp2.098,7 triliun, setara dengan 85,1% dari target. Sementara itu, pada tahun 2023, pencapaian anggaran mencapai Rp1.774,4 triliun.

Perbedaan capaian ini menandai tantangan bagi pemerintah untuk menggenjot realisasi belanja di masa mendatang, terutama dengan besarnya anggaran yang tersisa hingga akhir tahun.

Belanja Kementerian/Lembaga dan Transfer ke Daerah

Realisasi belanja Kementerian/Lembaga hingga November 2025 tercatat sebesar Rp1.110,7 triliun, dengan serapan sebesar 87,1% dari total outlook yang ditargetkan. Ini menunjukkan kemajuan, meskipun tantangan dalam realisasi belanja masih terus berlanjut.

Di sisi lain, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp795,6 triliun, setara dengan 92,1% dari total outlook. Meskipun penyaluran dana ke daerah berjalan baik, eksekusi belanja APBD masih mengalami hambatan dan baru terpakai sekitar 65,2% dari total pagu anggaran.

Ketidaksesuaian antara tingginya realisasi TKD dan rendahnya pemakaian APBD berpotensi menghambat dampak positif dari fiskal terhadap perekonomian daerah. Pengelolaan anggaran yang lebih baik sangat dibutuhkan untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja.

Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Realisasi Belanja Negara Indonesia Menurun Menjelang Akhir 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!