KPK Tetapkan 118 Tersangka dan Pulihkan Aset Tertinggi dalam Lima Tahun
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengumumkan penetapan 118 tersangka kasus dugaan korupsi selama tahun 2025. Selain itu, KPK berhasil memulihkan aset negara senilai Rp 1,53 triliun, mencatatkan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menegaskan bahwa penindakan bukan hanya sekadar angka, melainkan lebih sebagai upaya untuk memperbaiki sistem. KPK sangat mengandalkan laporan masyarakat sebagai sumber utama dalam penanganan berbagai kasus korupsi.
Sepanjang tahun 2025, KPK menetapkan sebanyak 118 tersangka dalam beragam kasus dugaan korupsi. Penindakan tersebut meliputi ratusan perkara yang diproses selama periode ini.
Dalam konferensi pers yang digelar di gedung KPK pada 22 Desember 2025, Fitroh Rohcahyanto menjelaskan bahwa banyak kasus yang diungkap berawal dari keberanian masyarakat untuk melapor. 'Banyak kasus berawal dari keberanian masyarakat dalam melapor, dan itu menjadi sumber energi bagi KPK,' ungkapnya.
Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
KPK menekankan bahwa penindakan tidak hanya melihat dari jumlah tersangka, tetapi juga dari tujuan untuk meningkatkan sistem yang ada. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya partisipasi masyarakat dalam penegakan hukum.
Fitroh menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat menjadi kritik dan masukan yang sangat berharga untuk tindakan KPK terhadap korupsi. Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk menciptakan kesadaran tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Selama tahun 2025, KPK berhasil memulihkan aset negara senilai Rp 1,53 triliun, angka yang menunjukkan pencapaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Ini mencerminkan efisiensi serta efektivitas dalam penindakan yang dilakukan KPK.
KPK juga melaporkan telah menyerahkan barang rampasan negara berupa uang tunai sejumlah Rp 883 miliar kepada PT Taspen (Persero). 'Uang tersebut telah ditransfer ke rekening Giro THT Taspen dan enam unit efek atau surat berharga telah dipindahkan ke rekening efek PT Taspen,' jelas Fitroh.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: