Kategori Berita
Senin, 22 DESEMBER 2025 • 11:40 WIB

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara karena Cuaca Buruk

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara karena Cuaca BurukJalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara karena Cuaca Buruk

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengumumkan penutupan sementara seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dari 1 Januari 2026 hingga 31 Maret 2026. Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan terhadap kondisi cuaca buruk yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Kepala BTNGR, Yarman, menegaskan bahwa penutupan ini termasuk enam jalur pendakian yaitu Senaru, Sembalun, Torean, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik. Hal ini bertujuan untuk melindungi keselamatan pengunjung dan memberikan ruang bagi pemulihan ekosistem di kawasan taman nasional.

Alasan Penutupan Jalur Pendakian

Penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani adalah respons terhadap masa peralihan menuju musim hujan 2025/2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan tentang keberadaan bibit siklon tropis 93S yang dapat memicu cuaca ekstrem.

Yarman menjelaskan bahwa kondisi ini berpotensi menyebabkan hujan lebat dan angin kencang yang mendadak dan bersifat lokal. Situasi ini dapat mengakibatkan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung di berbagai wilayah sekitar Gunung Rinjani.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Batas Waktu Aktivitas Pendakian

Dalam ketentuan terbaru, aktivitas pendakian di Gunung Rinjani akan berakhir pada 31 Desember 2025, dengan check-out terakhir pada 3 Januari 2026. Pengunjung yang merencanakan pendakian diharapkan mematuhi batas waktu yang telah ditentukan untuk keselamatan masing-masing.

Penutupan jalur pendakian ini juga bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi alam untuk memulihkan ekosistem di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Sebelumnya, Kementerian Kehutanan telah mengeluarkan surat edaran untuk mitigasi terkait bencana hidrometeorologi.

Dampak Terhadap Wisatawan

Dengan adanya penutupan jalur pendakian ini, BTNGR menekankan bahwa keselamatan pengunjung adalah prioritas utama. Semua pihak diimbau untuk mematuhi regulasi yang telah ditetapkan guna mengurangi risiko bencana.

Selain itu, penutupan ini berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya menjaga keberlangsungan ekosistem serta meminimalisir dampak dari perubahan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara karena Cuaca Buruk

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!