Pembongkaran Tiang Monorel DKI Jakarta Dimulai Januari 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan pembongkaran tiang monorel akan dimulai pada Januari 2026 menyusul selesainya masalah hukum yang menghambat proses tersebut.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk meningkatkan kondisi infrastruktur dan tata ruang kota Jakarta.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menegaskan bahwa pembongkaran akan melibatkan PT Adhi Karya sebagai salah satu kontraktor.
"Jika diperlukan, pemprov siap mengambil alih pembongkaran," ujarnya dalam pernyataan resmi.
Rencana ini mencakup fokus pembongkaran tiang-tiang monorel yang terletak di Senayan dan Jalan HR Rasuna Said, yang telah dikomunikasikan oleh Gubernur sejak Oktober hingga November 2025.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Chico Hakim menambahkan bahwa area yang sebelumnya ditempati tiang monorel akan diperuntukkan untuk pelebaran jalan serta penataan jalur pedestrian.
"Beberapa poin utama dari rencana tersebut adalah pelebaran jalan untuk mengurangi kemacetan," ungkapnya.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan bahwa pelebaran jalan ini dapat menurunkan tingkat kemacetan di kawasan tersebut hingga 14-18 persen.
Proyek Monorel Jakarta sudah diperkenalkan sejak awal tahun 2000-an, tetapi terhenti pada tahun 2007.
Saat ini, puluhan tiang beton yang tersisa dianggap mengganggu tata ruang serta estetika kota Jakarta.
Dengan adanya rencana pembongkaran ini, diharapkan akan tercipta ruang publik yang lebih baik dan memperbaiki kondisi lalu lintas, terutama di kawasan-kawasan padat penduduk.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: