Investigasi Penemuan Benda Mencurigakan di Gereja GKPS Bandung
Kepolisian Resor Kota Besar Bandung tengah melakukan penyelidikan terkait penemuan benda mencurigakan di depan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) di Kosambi, Bandung.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota
Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono memastikan bahwa setelah penanganan oleh tim penjinak bom, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif.
Tim dari Unit Penjinak Bom Brimob Polda Jawa Barat segera beraksi setelah menerima laporan mengenai benda mencurigakan tersebut. Kapolrestabes Kombes Budi Sartono menjelaskan bahwa pemeriksaan menyatakan bahwa benda itu tidak mengandung unsur peledak.
"Hasil pemeriksaan tim Jibom Brimob Polda Jabar menunjukkan bahwa benda tersebut merupakan kayu," tambahnya.
Walaupun benda itu tidak berbahaya, kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang meletakannya di lokasi tersebut.
Pihak kepolisian bertekad untuk mencari informasi sebanyak mungkin dari warga sekitar yang menjadi saksi.
Kapolrestabes Budi menekankan pentingnya pengumpulan barang bukti dan wawancara dengan saksi di sekitar lokasi kejadian. Keterlibatan beberapa satuan pendukung dalam penyelidikan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas investigasi.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
"Yang pasti dari pihak kepolisian, dibantu Krimum Polda dan Brimob, akan mencari saksi-saksi dan alat bukti sebanyak-banyaknya," ujarnya.
Saksi-saksi diharapkan dapat memberikan informasi yang membantu mengungkap maksud penempatan benda tersebut.
Penemuan benda mencurigakan ini dilaporkan oleh warga sekitar sekitar pukul 08.30 WIB yang melihat adanya kabel berwarna-warni yang terhubung ke benda tersebut.
Polrestabes Bandung memastikan bahwa benda yang awalnya diduga sebagai bom di depan Gereja GKPS, Kosambi, Kota Bandung, berisi batang kayu, bukan bahan peledak. Kapolrestabes Kombes Pol Budi Sartono menjelaskan hasil pemeriksaan tim penjinak bom menunjukkan bahwa isi benda tersebut hanya berupa batang kayu.
“Ternyata isinya adalah batang kayu. Jadi bukan barang yang membahayakan dan bukan bahan peledak,” kata Budi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: