Kategori Berita
Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 15:16 WIB

Insiden Teror di Pemakaman Muslim Narellan: Simbol Kebencian Pasca Penembakan Massal

Insiden Teror di Pemakaman Muslim Narellan: Simbol Kebencian Pasca Penembakan MassalInsiden Teror di Pemakaman Muslim Narellan: Simbol Kebencian Pasca Penembakan Massal

Sebuah pemakaman Muslim di Narellan, barat daya Sydney, Australia, mengalami tindakan teror dengan ditemukannya kepala babi usai penembakan massal di Pantai Bondi pada Minggu (14/12). Insiden tersebut menambah derita bagi komunitas yang sudah terkena dampak aksi kekerasan yang parah.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Kepala babi dan potongan tubuh babi lainnya ditemukan berserakan di pemakaman tersebut pada hari Senin (15/12) pagi, hanya sehari setelah penembakan yang mengakibatkan 16 korban jiwa dan lebih dari 40 orang terluka.

Rincian Insiden Teror

Media lokal, news.com.au, melaporkan bahwa kepala babi tersebut ditemukan berserakan di dekat deretan makam. Penemuan ini dilaporkan kepada kepolisian setempat pada Senin sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Menurut keterangan dari kepolisian, kepala babi tersebut ditemukan di pintu masuk pemakaman di Richardson Road, Narellan. "Petugas tiba di lokasi dan menemukan beberapa kepala babi di tempat kejadian. Polisi segera memulai penyelidikan atas insiden tersebut," ungkap pernyataan resmi pihak kepolisian.

Latar Belakang Penembakan Massal

Penembakan massal terjadi di Pantai Bondi menjelang pukul 19.00 waktu setempat pada hari yang sama. Korban tewas yang diakibatkan oleh insiden ini tercatat mencapai 16 orang, di antaranya seorang gadis berusia 10 tahun dan seorang pria berusia 40 tahun.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Lebih dari 40 orang juga dilaporkan menderita luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Pelaku penembakan diidentifikasi sebagai ayah dan anak, yaitu Naveed Akram (24) dan Sajid Akram (50).

Polisi mengonfirmasi bahwa salah satu pelaku telah tewas di lokasi kejadian, sementara pelaku lainnya mengalami luka kritis. Kasus ini kemudian dinyatakan sebagai aksi terorisme.

Respon Komunitas dan Otoritas

Insiden teror ini menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan komunitas Muslim di Australia. Munculnya simbol-simbol kebencian seperti kepala babi menunjukkan tantangan serius dalam menjaga kerukunan antaragama.

Polisi setempat menjelaskan bahwa kepala-kepala babi tersebut telah disingkirkan dan dibuang dengan cara yang sesuai. "Kepala-kepala babi tersebut telah disingkirkan dan dibuang dengan cara yang sesuai," tutup pernyataan kepolisian.

Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh tindakan intoleransi ini, guna menciptakan situasi yang lebih aman dan harmonis.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Insiden Teror di Pemakaman Muslim Narellan: Simbol Kebencian Pasca Penembakan Massal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!