Kategori Berita
Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 11:12 WIB

Pemerintah Aceh Ajukan Permohonan Bantuan kepada PBB Terkait Bencana Alam

Pemerintah Aceh Ajukan Permohonan Bantuan kepada PBB Terkait Bencana AlamPemerintah Aceh Ajukan Permohonan Bantuan kepada PBB Terkait Bencana Alam

Pemerintah Aceh telah mengajukan surat kepada dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna meminta bantuan dalam menangani bencana pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut baru-baru ini.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa pihaknya akan mempelajari isi surat permintaan bantuan tersebut dan belum mengetahui bentuk bantuan yang akan diberikan.

Kondisi Terkini Bencana di Aceh

Banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Aceh pada 25 November 2025 telah menyebabkan kerugian yang signifikan. Hingga 15 Desember, tercatat sebanyak 1.030 jiwa meninggal dunia dan 206 orang dinyatakan hilang akibat bencana ini.

Jumlah pengungsi yang terpaksa meninggalkan rumah mereka mencapai 608.940 orang, menunjukkan betapa parahnya dampak yang ditimbulkan. Situasi ini menuntut penanganan yang cepat dan efektif dari berbagai pihak untuk mendukung pemulihan daerah yang terdampak.

Dalam laporan terbaru, banyak infrastruktur dasar yang mengalami kerusakan, turut memperburuk kondisi kehidupan pengungsi. Penanganan penggunaan sumber daya dan distribusi bantuan menjadi sangat krusial dalam fase pemulihan ini.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Respon Pihak Pemerintah Aceh

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Aceh, Muhammad MTA, mengonfirmasi bahwa surat permintaan bantuan resmi telah dikirimkan kepada United Nations Development Program (UNDP) dan United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF).

"Kami rasa sangat dibutuhkan keterlibatan mereka dalam pemulihan ini," jelas Muhammad MTA, menyoroti pentingnya dukungan dari lembaga internasional dalam menghadapi kompleksitas krisis yang ada.

Pemerintah Aceh mengharapkan kehadiran kedua lembaga tersebut, yang memiliki pengalaman dalam situasi pemulihan pascabanjir, terutama setelah bencana tsunami 2004 di Aceh.

Keterlibatan Lembaga dan Relawan dalam Penanganan Bencana

Terdapat sekitar 77 lembaga non-pemerintah (NGO) dan 1.960 relawan yang aktif terlibat dalam memberikan bantuan kepada para korban bencana. Lembaga tersebut mencakup organisasi lokal, nasional, dan internasional yang saling berkolaborasi dalam penanganan darurat.

"Besar kemungkinan keterlibatan lembaga dan relawan akan terus bertambah dalam respons kebencanaan ini," tambahnya, sembari menyampaikan rasa terima kasih Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, kepada semua pihak yang telah berkontribusi.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan, termasuk penyediaan kebutuhan dasar, medis, dan dukungan psikososial bagi para pengungsi.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemerintah Aceh Ajukan Permohonan Bantuan kepada PBB Terkait Bencana Alam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!