Kondisi Ban Bus Transjakarta Viral, Pihak Transjakarta Beri Klarifikasi
Sebuah video yang menunjukkan kondisi ban belakang bus Transjakarta viral di media sosial, menimbulkan kekhawatiran di kalangan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas
Dalam video tersebut, ban terlihat menipis, sehingga mendorong pihak Transjakarta untuk memberikan penjelasan terkait isu ini.
Video yang diunggah oleh akun Instagram @infotangselpride menunjukkan seorang pengendara sepeda motor berhenti di samping bus Transjakarta. Kondisi ban yang terlihat dalam video tersebut mengindikasikan bahwa ban telah tergerus dan tidak lagi aman untuk digunakan.
Dalam narasi video, pengguna mengingatkan akan bahaya yang bisa ditimbulkan dari kondisi ban tersebut. Keterangan akun mencatat, 'Ban salah satu armada TransJakarta yang terekam warga ini tampak mengkhawatirkan,' yang menekankan perlunya perhatian dari pihak berwenang untuk mencegah insiden di jalan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memberikan penjelasan. Ia mengungkapkan bahwa bus dalam video adalah armada milik operator Damri dengan nomor DMR-0710, dan pemeriksaan teknis terakhir terhadap bus tersebut dilakukan pada 4 Desember 2025, dengan hasil yang menyatakan semua kondisi unit dalam keadaan baik.
Ayu menjelaskan lebih lanjut, 'Kondisi ban yang terlihat di video tersebut, berawal dari kejadian rem lengket pada tanggal 5 Desember 2025.' Kejadian ini menyebabkan roda tidak dapat berputar dengan normal, sehingga ban mengalami gesekan langsung dengan aspal, membuatnya tergerus lebih cepat.
Ayu juga menambahkan bahwa setelah kejadian tersebut, unit bus langsung dipulangkan ke depo untuk diperbaiki. 'Unit bus pun sudah langsung dipulangkan ke depo untuk proses perbaikan,' ungkapnya, menekankan pentingnya keselamatan penumpang dan pemeliharaan armada.
Transjakarta mengingatkan semua pihak bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama, dan setiap armada akan diperiksa secara berkala untuk memastikan kondisi terbaiknya.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: