Gempa 6,7 Magnitudo Guncang Pantai Utara Jepang, Potensi Tsunami Meningkat
Gempa berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang lepas pantai utara Jepang pada Jumat sore, 12 Desember 2025, menurut laporan Badan Meteorologi Jepang.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN
Kejadian ini terjadi hanya beberapa hari setelah wilayah tersebut diguncang gempa 7,5 magnitudo, meningkatkan kekhawatiran akan risiko bencana lebih lanjut.
Gempa yang mengguncang Jepang pada sore hari ini menghasilkan guncangan yang cukup kuat, terutama di wilayah pesisir Pasifik. Badan Meteorologi Jepang segera mengeluarkan peringatan tsunami untuk memberikan informasi yang diperlukan kepada masyarakat.
Kejadian ini meningkatkan kekhawatiran karena sebelumnya, pada 8 Desember, wilayah tersebut telah mengalami gempa 7,5 magnitudo. Akibat dari gempa tersebut, setidaknya 34 orang mengalami luka, dan sejumlah infrastruktur, termasuk jalan dan bangunan, mengalami kerusakan signifikan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Setelah kejadian gempa, dilaporkan tsunami dengan ketinggian 28 inci telah menerjang beberapa komunitas di daerah pesisir. Badan Meteorologi Jepang menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terkait risiko yang ditimbulkan oleh gelombang tsunami.
Pemerintah memperingatkan bahwa meskipun tsunami berkekuatan besar dapat terjadi, probabilitas terjadinya gempa dengan magnitudo 8 atau lebih di kawasan tersebut hanya sekitar 1 persen. 'Peringatan tersebut bukan merupakan prediksi,' ujar salah satu pejabat setempat, menjelaskan bahwa ini adalah langkah pencegahan.
Kondisi geologis Jepang, yang berada di atas zona tumbukan Lempeng Pasifik, menjadikannya rentan terhadap kejadian gempa. Palung Jepang dan Palung Chishima dikenal sebagai sumber utama gempa besar di masa lalu, sehingga meningkatkan tuntutan untuk pengawasan berkelanjutan terhadap aktivitas seismik.
Pemerintah Jepang saat ini terus memantau situasi dan meminta warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bahaya gempa susulan dan gelombang tsunami. Kejadian ini menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam yang tak terduga.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: