Penghapusan Utang KUR untuk Petani Terdampak Bencana di Sumatera
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani yang terdampak bencana di Sumatera.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Pengumuman tersebut dilakukan setelah meninjau pengerjaan jembatan bailey di Kabupaten Bireuen, Aceh.
Setelah melakukan kunjungan di lokasi bencana, Prabowo menyatakan, "Pangan akan kita kirim dari tempat lain. Cadangan-cadangan masih cukup banyak. Kemudian, utang-utang KUR. Karena ini keadaan alam. Kita akan hapus dan petani tidak usah khawatir. Karena ini bukan kelalaian, tapi keadaan terpaksa, force majeure."
Kebijakan ini mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap kondisi yang dialami para petani, yang sering kali terpaksa menghadapi tantangan akibat bencana alam.
Penghapusan utang diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi yang ditanggung oleh petani setelah bencana.
Selama tinjauan, Prabowo berinteraksi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh TNI, Polri, dan tim teknik Kementerian Pekerjaan Umum.
Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan
Ia mengapresiasi semua upaya dari petugas yang terlibat dalam proses pemulihan, mengatakan, "Jadi setelah saya lihat kondisi. Kerja semua instansi baik. Bahu membahu sama rakyat sama pemerintah daerah, polisi, tentara semua bekerja."
Kesatuan dalam memberikan bantuan dan respons cepat terhadap bencana dinilai sebagai kunci keberhasilan dalam rehabilitasi.
Prabowo juga menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat akan berperan aktif dalam proses perbaikan infrastruktur pascabencana.
Ia telah menunjuk KSAD Jenderal Maruli untuk memimpin tim satgas yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Saya tunjuk nanti KASAD sebagai satgas percepatan perbaikan jembatan, nanti dibantu pemerintah daerah. Karena beliau punya banyak pasukan, konstruksi, pasukan pembangunan, pasukan teritorial jadi segera membantu," jelas Prabowo.
Strategi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kawasan yang terdampak dan meminimalisir dampak negatif dari bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: