Kategori Berita
Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 17:56 WIB

Peringatan Hari Disabilitas Internasional: Festival Kreasi Inklusi Indonesia 2025 di Kota Depok

Peringatan Hari Disabilitas Internasional: Festival Kreasi Inklusi Indonesia 2025 di Kota DepokPeringatan Hari Disabilitas Internasional: Festival Kreasi Inklusi Indonesia 2025 di Kota Depok

Peringatan Hari Disabilitas Internasional dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat rasa inklusif di masyarakat, terutama di Kota Depok.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan ruang bagi penyandang disabilitas agar dapat tumbuh dan berkreasi secara optimal.

Festival Kreasi Inklusi Indonesia 2025

Acara Festival Kreasi Inklusi Indonesia (FKII) 2025 diadakan di Alun-alun Timur Kota Depok, dengan tujuan utama memperluas ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas.

Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Devi Maryori, menegaskan pentingnya festival ini dalam mewujudkan visi kota yang inklusif dan ramah bagi semua warganya.

Ia menyatakan, 'Ini adalah upaya nyata bahwa kreativitas tidak mengenal batas.' Melalui festival ini, pemerintah berkomitmen untuk menyediakan akses yang setara bagi seluruh warga, khususnya penyandang disabilitas.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Regulasi dan Kebijakan Inklusi

Devi Maryori mengungkapkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2019 yang mengatur penghormatan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Kedua regulasi tersebut menekankan kewajiban semua pihak untuk menciptakan aksesibilitas yang setara di berbagai bidang, termasuk pendidikan, seni, dan pekerjaan.

Devi juga menjelaskan bahwa FKII 2025 menggabungkan berbagai elemen seni, musik, dan pameran yang bertujuan menciptakan pengalaman inklusif bagi masyarakat.

Kontribusi dan Komitmen dalam Memperjuangkan Hak Disabilitas

Projek Manajer FKII 2025, Indah Mega, menyatakan kebanggaannya atas antusiasme peserta dan menggambarkan festival sebagai ruang kolaborasi untuk menampilkan talenta penyandang disabilitas.

Lebih lanjut, ia mengatakan, 'Acara ini adalah ruang kolaborasi, keberanian, dan perjumpaan.' Dengan semangat ini, FKII menjadi wadah untuk menghilangkan batasan yang selama ini ada terhadap penyandang disabilitas.

Ketua Umum Yayasan Rumah Pengembangan dan Pemberdayaan Disabilitas (YRPPD), Tb. Yosep, menambahkan bahwa YRPPD berkomitmen untuk memberdayakan penyandang disabilitas dan memperjuangkan hak-hak mereka sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peringatan Hari Disabilitas Internasional: Festival Kreasi Inklusi Indonesia 2025 di Kota Depok

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!