Presiden Prabowo Tinjau Pemasangan Jembatan Bailey di Bireuen Pasca Banjir
Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung terhadap pemasangan jembatan bailey di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Minggu (7/12). Jembatan ini dipasang sebagai pengganti sementara jembatan yang ambruk akibat banjir bandang yang melanda daerah tersebut.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Selama kunjungan kerja ini, Presiden Prabowo berharap jembatan dapat segera difungsikan dalam waktu dekat dan membuka akses ke tiga jembatan lainnya yang menghubungkan Bireuen dengan wilayah di sekitarnya.
Pemerintah Indonesia telah memulai pemasangan jembatan bailey di Teupin Mane setelah jembatan sebelumnya ambruk akibat banjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025. Jembatan ini diharapkan dapat berfungsi sebagai penghubung vital di Kecamatan Juli, menghubungkan Bireuen dan Kota Takengon di Kabupaten Aceh Tengah.
Presiden Prabowo Subianto memantau progress tersebut dan mengungkapkan, "Ini kita lihat salah satu jembatan bailey yang mereka kerja terus, diharapkan satu minggu sudah bisa buka." Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk segera memulihkan akses transportasi yang terganggu.
Di lokasi, Presiden juga menerima informasi terkait proses pemasangan dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Sekeliling lokasi, sejumlah anggota TNI Angkatan Darat turut membantu dalam perakitan dan pemasangan jembatan bailey.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Kecamatan Juli, yang menjadi lokasi pemasangan jembatan, mengalami dampak serius dari banjir bandang. Banyak rumah warga serta infrastruktur jalan dan jembatan mengalami kerusakan parah, sehingga mengganggu mobilitas dan aktivitas ekonomi penduduk setempat.
Data yang diperoleh menunjukkan bahwa banyak warga terpaksa mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal. Di berbagai titik di Kecamatan Juli, pemerintah menyediakan posko pengungsian untuk menampung korban bencana.
Presiden Prabowo, setelah melakukan peninjauan jembatan, melanjutkan kunjungan ke posko pengungsian di Gampong Pante Baro. Ia menyapa masyarakat dan memberikan semangat kepada pengungsi, sesuai dengan tugasnya sebagai kepala negara dalam merespons bencana.
Pemasangan jembatan bailey ini merupakan langkah awal dalam upaya pemerintah untuk mengembalikan stabilitas masyarakat pasca bencana. Jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga simbol harapan bagi masyarakat yang terkena dampak banjir.
Presiden juga menekankan pentingnya infrastruktur yang baik bagi masyarakat, "Pembukaan jembatan akan mempermudah akses ke daerah lain dan membantu mempercepat proses pemulihan ekonomi."
Keberhasilan pemasangan jembatan ini diharapkan dapat mempengaruhi langkah selanjutnya dalam revitalisasi daerah yang terkena dampak bencana, serta mengoptimalkan hubungan antar wilayah di Provinsi Aceh.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: