Kategori Berita
Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 14:57 WIB

Kebijakan Pembelian BBM Tanpa Barcode di Wilayah Terdampak Banjir Bandang

Kebijakan Pembelian BBM Tanpa Barcode di Wilayah Terdampak Banjir BandangKebijakan Pembelian BBM Tanpa Barcode di Wilayah Terdampak Banjir Bandang

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengizinkan masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk membeli BBM Pertamina tanpa memerlukan barcode. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap bencana banjir bandang yang mempengaruhi akses masyarakat.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan

Dengan relaksasi aturan ini, pemerintah berupaya mempercepat layanan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akibat kondisi darurat di wilayah tersebut.

Kebijakan Pembelian BBM Tanpa Barcode

Dalam pernyataannya, Bahlil mengungkapkan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses ke BBM. "Tadi pagi kami sudah mengeluarkan relaksasi aturan bahwa untuk orang publik, masyarakat membeli BBM di SPBU tidak perlu memakai barcode," ujar Bahlil di Pinangsori.

Ia menambahkan bahwa relaksasi ini berlaku tidak hanya di satu wilayah, melainkan di seluruh area yang terdampak, termasuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. "Jadi sudah bebas, baik di Sumatera Utara, maupun di Sumatera Barat, maupun di Aceh. Ini semua dalam rangka bagaimana kita mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Ketersediaan Stok BBM dan LPG

Bahlil menjelaskan bahwa meskipun terdapat masalah pada akses, stok BBM dan elpiji di wilayah-wilayah tersebut masih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. "Hanya saja terkendala pada akses jalur darat ke SPBU," ucapnya.

Sebagai solusi, Kementerian ESDM bersama PT Pertamina mengambil langkah untuk mengalihkan distribusi BBM dan LPG dengan memanfaatkan jalur laut dan udara. Ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pasokan tetap tersedia meskipun akses darat terganggu.

Akses Listrik di Wilayah Terdampak

Selain masalah distribusi BBM dan elpiji, Bahlil juga menyoroti kondisi akses listrik di daerah yang terdampak. Dari 19 Megawatt (MW) listrik yang tersedia di Sibolga, hanya 7 MW yang beroperasi di tengah kondisi jaringan yang bermasalah.

Dalam upaya normalisasi, Bahlil memastikan PT PLN akan segera menormalkan pasokan listrik. "Data terkini dari PT PLN (Persero) menunjukkan dari 103 penyulang yang padam, 85 penyulang (83 persen) di antaranya sudah menyala normal," tambahnya.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kebijakan Pembelian BBM Tanpa Barcode di Wilayah Terdampak Banjir Bandang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!