Kategori Berita
Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 16:10 WIB

Peningkatan Risiko Penyakit Jantung pada Generasi Muda di Indonesia

Peningkatan Risiko Penyakit Jantung pada Generasi Muda di IndonesiaPeningkatan Risiko Penyakit Jantung pada Generasi Muda di Indonesia

Penyakit jantung yang sebelumnya lebih umum di kalangan usia lanjut kini mulai mengintai generasi muda, khususnya Generasi Z di Indonesia.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat

Para ahli memperingatkan bahwa perubahan pola hidup yang signifikan meningkatkan risiko masalah kardiovaskular di kalangan anak muda.

Pola Hidup Tidak Sehat

Kebiasaan konsumsi makanan cepat saji yang tinggi lemak, garam, dan gula menjadi sorotan utama terkait gaya hidup Gen Z. Hal ini berkontribusi pada peningkatan angka obesitas dan kondisi kesehatan lainnya seperti tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2 di kalangan orang muda.

Dr. Eduardo Hernandez, seorang ahli jantung di Pusat Perawatan Kardiovaskular The Texas Heart Institute, menjelaskan, "Penyakit jantung tidak terjadi dalam semalam, melainkan akibat perubahan kesehatan yang dapat dimulai bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, sebelum gejalanya muncul."

Penelitian menunjukkan bahwa banyak pasien berusia 30-an kini mengalami penumpukan plak yang parah di arteri, suatu kondisi yang sebelumnya lebih umum di kalangan generasi yang lebih tua.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana

Sedentary Lifestyle dan Dampaknya

Fenomena gaya hidup sedentari, dengan individu yang menghabiskan lebih dari delapan jam sehari duduk tanpa aktivitas fisik, semakin mengkhawatirkan. Hal ini berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit jantung secara signifikan.

Spesialis penyakit dalam, dr. Simon Salim, SpPD-KKV, menyatakan, "Sedentary lifestyle, karena kurang gerak seperti kebanyakan duduk, dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian."

Studi yang dipublikasikan dalam JACC, jurnal utama American College of Cardiology, menegaskan bahwa waktu duduk yang berlebihan dapat berakibat fatal bagi kesehatan jantung.

Langkah Mencegah Penyakit Jantung

Menghargai kesehatan jantung sejak usia muda sangat penting. Disarankan untuk mengubah pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik sebagai langkah awal dalam pencegahan risiko penyakit jantung.

Dokter merekomendasikan agar individu yang duduk lama di kantor memberikan jeda untuk bergerak beberapa menit setiap jam. Mengupayakan lebih aktif saat berangkat dan pulang kerja dengan berjalan kaki juga sangat dianjurkan.

Mengurangi konsumsi makanan olahan dan mengelola stres secara efektif merupakan langkah tambahan yang bisa membantu dalam menjaga kesehatan jantung.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peningkatan Risiko Penyakit Jantung pada Generasi Muda di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!