Kategori Berita
Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 11:01 WIB

Banjir di Aceh dan Sumatera: Perkembangan Terkini dan Upaya Penanganan

Banjir di Aceh dan Sumatera: Perkembangan Terkini dan Upaya PenangananBanjir di Aceh dan Sumatera: Perkembangan Terkini dan Upaya Penanganan

Banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera mulai menunjukkan tanda-tanda penyusutan setelah beberapa hari cuaca cerah.

Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa saat ini fokus utama adalah penyaluran akses bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Status Terkini Banjir di Aceh dan Sumatera

Kepala BNPB, Suharyanto, memperbarui informasi terkait kondisi di wilayah terdampak pada Selasa, 2 Desember 2025. Ia mengatakan, 'Mayoritas sudah surut karena empat hari ini cuaca cerah. Hanya infrastruktur yang putus (jalan/jembatan).'

Data terkini menunjukkan bahwa jumlah korban jiwa akibat bencana ini mencapai 604 orang. Pembaruan tersebut diumumkan melalui situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB).

Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, menyatakan, 'Data yang tampil data ter-update.'

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus

Evakuasi Kayu Gelondongan

Suharyanto juga mengungkapkan bahwa banyak kayu gelondongan besar yang masuk ke permukiman warga di Tapanuli Selatan. Untuk menangani hal tersebut, mengerahkan alat berat telah dilakukan.

"Kayu gelondongan besar-besar itu di Tapsel. Saya sudah masuk ke sana, alat berat lokal sudah bekerja," ujar Suharyanto.

Mesin dari BNPB dan tim Kementerian Pekerjaan Umum telah dikerahkan untuk mengevakuasi kayu-kayu tersebut, yang menjadi tantangan tambahan bagi masyarakat yang sudah terdampak banjir.

Informasi Korban dan Kerusakan Infrastruktur

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa sejauh ini terdapat 1,5 juta orang terdampak banjir, dengan 570 ribu orang mengungsi. Data BNPB juga mencatat kerusakan infrastruktur yang signifikan.

"Data BNPB juga menyampaikan sebanyak 3.500 rumah rusak berat, 4.100 rumah rusak sedang, 20.500 rumah rusak ringan," kata Suharyanto.

Kerusakan juga meliputi 271 jembatan dan 282 fasilitas pendidikan yang terdampak, menambah kesulitan dalam penanganan bencana ini.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir di Aceh dan Sumatera: Perkembangan Terkini dan Upaya Penanganan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!