Kategori Berita
Senin, 01 DESEMBER 2025 • 14:05 WIB

Klarifikasi BNPB Terkait Insiden Video Viral Penjarahan di Sibolga

Klarifikasi BNPB Terkait Insiden Video Viral Penjarahan di SibolgaKlarifikasi BNPB Terkait Insiden Video Viral Penjarahan di Sibolga

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memberikan penjelasan terkait insiden video viral di Sibolga, Sumatera Utara, yang menunjukkan aktivitas pengambilan bahan makanan di minimarket. Menurutnya, tindakan tersebut bukan penjarahan yang merusak, melainkan pengambilan logistik akibat keadaan darurat.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Suharyanto menegaskan bahwa langkah tersebut diambil karena kekhawatiran akan ketersediaan makanan. BNPB juga telah memberikan klarifikasi melalui media sosial resmi untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat.

Klarifikasi Insiden di Sibolga

Dalam pernyataannya, Suharyanto menanggapi video viral yang beredar di media sosial dan menyebutkan bahwa insiden tersebut bukanlah tindakan kriminal. "Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga, adanya upaya mengambil logistik," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan pengambilan bahan makanan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan mendesak. "Jadi tidak bersifat menjarah atau merusak, memecahkan kaca, dan lain sebagainya tidak, dia menjarah bahan makanan," tambah Suharyanto.

Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik

Reaksi dan Penanganan BNPB

Suharyanto juga mengingatkan bahwa pihak BNPB telah memberikan penjelasan lebih lanjut di akun media sosial resmi mereka. Dalam kesempatan tersebut, dia berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya terjadi tanpa salah paham.

"Kami juga sudah memberikan penjelasan secara langsung. Mungkin bapak ibu kalau buka TikTok ada itu saya yang berbicara masalah penjarahan di supermarket," jelasnya.

Di sisi lain, ia mencatat banyak komentar negatif mengenai penanganan yang sedang dilakukan. "Sebagian kalau di situ yang suka 10 ribu yang 5.000 menghujat, jadi menghujat kami dan penanganan," tutupnya.

Optimisme BNPB dan Dukungan dari Masyarakat

Meski menghadapi berbagai kritik, Suharyanto menyatakan bahwa banyak dukungan juga datang dari masyarakat yang memahami kondisi darurat. "Tapi kami masih optimis karena yang mendukung masih banyak daripada memberikan koreksi yang negatif," katanya.

Oleh karena itu, pihak BNPB berkomitmen untuk terus memaksimalkan penanganan bencana yang terjadi, termasuk banjir yang melanda daerah tersebut.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Klarifikasi BNPB Terkait Insiden Video Viral Penjarahan di Sibolga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!