Menjamin Kesejahteraan Atlet: Arahan Strategis Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kesejahteraan atlet harus menjadi prioritas utama dalam pengembangan olahraga nasional di Indonesia.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dalam pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden memberikan tiga arahan strategis untuk mencapai tujuan tersebut.
Pada tanggal 25 November 2025, Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali pentingnya kesejahteraan atlet dalam konteks olahraga Indonesia.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan bahwa Presiden meminta agar beasiswa LPDP untuk atlet benar-benar dialokasikan dengan tepat. Dia menyatakan, 'Bapak Presiden ingin memastikan kesejahteraan atlet itu menjadi prioritas.'
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan
Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga mengarahkan agar diberikan ruang karier bagi atlet yang berprestasi dalam sektor pelayanan publik.
Lebih jauh, Presiden Prabowo sedang meninjau ulang skema bonus bagi atlet yang berkompetisi di SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Keputusan tersebut nantinya akan dikonsultasikan dengan Kementerian Keuangan.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan, Presiden Prabowo memutuskan untuk membangun Pusat Olahraga Nasional yang dilengkapi dengan fasilitas asrama dan sarana latihan terpadu.
Menteri Erick menyebutkan bahwa ada lahan seluas 300 hektare yang telah disiapkan untuk pembangunan pusat olahraga ini. Dia menambahkan, 'Di situ juga ada fasilitas asrama, lalu ada sarana latihan dan semua kesehatan yang terbaik.'
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: