Kategori Berita
Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 14:11 WIB

Perbandingan Dampak Permainan Tradisional dan Game Digital terhadap Perkembangan Anak

Author

Perbandingan Dampak Permainan Tradisional dan Game Digital terhadap Perkembangan AnakPerbandingan Dampak Permainan Tradisional dan Game Digital terhadap Perkembangan Anak

Perdebatan mengenai dampak permainan tradisional dan game digital terhadap perkembangan anak semakin menarik perhatian di kalangan orang tua dan pendidik.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kedua jenis permainan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang penting untuk dipahami dalam konteks perkembangan kognitif anak.

Manfaat Permainan Tradisional

Permainan tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat, menawarkan banyak keuntungan bagi perkembangan fisik dan sosial anak.

Aktivitas fisik dalam permainan tradisional berkontribusi pada peningkatan koordinasi motorik dan keterampilan sosial.

Berdasarkan penelitian, permainan tradisional sering kali melibatkan strategi dan pemecahan masalah yang merangsang kemampuan kognitif anak.

Hal ini juga membantu anak memahami konsep-konsep dasar matematika dan logika melalui pengalaman langsung saat bermain.

Keunggulan Game Digital

Game digital menawarkan pengalaman interaktif yang mampu menarik perhatian anak dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus

Banyak game dirancang dengan unsur edukatif yang mendukung pembelajaran dan pengembangan keterampilan analitis yang vital.

Sebagai contoh, beberapa game mengajarkan strategi berpikir kritis dan respons cepat yang dapat meningkatkan daya ingat serta kemampuan pengambilan keputusan.

Namun, penting untuk diingat bahwa paparan berlebihan pada game digital dapat menyebabkan ketergantungan serta gangguan dalam perkembangan sosial anak.

Perspektif Ahli dan Penelitian

Dr. Sarah Pratiwi, seorang psikolog anak, menegaskan, "Permainan tradisional dapat mengajarkan nilai-nilai sosial dan kemandirian yang penting bagi perkembangan anak. Sebaliknya, game digital juga memiliki potensi untuk mengembangkan keterampilan yang relevan di dunia modern."

Sebuah studi oleh Universitas Indonesia menunjukkan bahwa anak-anak yang lebih banyak terlibat dalam permainan tradisional menunjukkan keterampilan sosial yang lebih baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perbandingan Dampak Permainan Tradisional dan Game Digital terhadap Perkembangan Anak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!