Kategori Berita
Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 13:38 WIB

Banjir Bandang dan Longsor Melanda Sumatera Utara: Kerusakan Parah dan Evakuasi Korban

Banjir Bandang dan Longsor Melanda Sumatera Utara: Kerusakan Parah dan Evakuasi KorbanBanjir Bandang dan Longsor Melanda Sumatera Utara: Kerusakan Parah dan Evakuasi Korban

Banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara mengakibatkan kerusakan parah, dengan ribuan rumah rusak dan dua jembatan terputus, memperumit proses evakuasi bagi korban.

Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana ini telah memaksa banyak warga untuk mengungsi dan menyebabkan kerugian materiil yang signifikan di empat kabupaten.

Kondisi Terkini Wilayah Terdampak

Empat kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang terdampak bencana ini meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Banjir yang terjadi pada tanggal 24 dan 25 November 2025 ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang berlangsung terus-menerus.

Di Sibolga, wilayah-wilayah yang paling parah terkena banjir termasuk Kelurahan Angin Nauli, Aek Muara Pinang, dan Pasar Belakang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat bahwa banjir mengalir deras, menghancurkan rumah dan menyeret kendaraan milik warga.

Tanah longsor juga melanda daerah Simare-mare dan Kebun Lada, yang menyebabkan akses jalan terganggu dan berpotensi membawa kerugian lebih lanjut bagi warga. Satu orang dilaporkan mengalami luka-luka dan kerugian materiil termasuk 3 unit rumah serta 1 ruko.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Korban Jiwa dan Kerugian di Tapanuli Selatan

Di Tapanuli Selatan, bencana ini menyebabkan delapan warga meninggal dunia dan 58 orang mengalami luka-luka. Kapusdatin dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, menginformasikan bahwa 2.851 warga terpaksa mengungsi setelah terjadinya bencana.

Dampak bencana telah meluas ke sebelas kecamatan di Tapanuli Selatan. BPBD Tapanuli Selatan, bersama dengan tim gabungan, saat ini tengah melakukan upaya pembersihan material longsor untuk mengembalikan akses jalan bagi warga.

Lebih dari tujuh puluh rumah dipastikan rusak akibat longsor dan banjir yang mengguyur, menambah beban bagi pemerintah daerah dalam menangani keadaan darurat.

Akses dan Mitigasi Bencana di Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah

Di Tapanuli Utara, bencana mengakibatkan dua jembatan terputus dan puluhan rumah rusak. BPBD setempat sedang melakukan pendataan dan merekomendasikan jalur alternatif sebagai jalan sementara bagi warga.

Sementara itu, di Tapanuli Tengah, sebanyak 1.902 unit rumah terkena dampak banjir yang melanda sembilan kecamatan. Tim BPBD telah mendirikan tenda pengungsi dan mendistribusikan bantuan kebutuhan pokok untuk warga yang terkena dampak.

Data yang ada saat ini bersifat sementara dan masih dapat berubah seiring dengan hasil kaji cepat lanjutan di lapangan. BNPB mengingatkan masyarakat untuk terus memantau prakiraan cuaca dan mengikuti instruksi dari petugas demi keselamatan.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir Bandang dan Longsor Melanda Sumatera Utara: Kerusakan Parah dan Evakuasi Korban

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!