Banjir dan Tanah Longsor Melanda Sibolga dan Tapanuli Tengah, Mengakibatkan Korban Jiwa
Banjir dan tanah longsor melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang menyebabkan terputusnya jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Tengah melaporkan bahwa semua jaringan Telkomsel di daerah tersebut mengalami gangguan sejak siang hari.
Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah terkena dampak bencana alam yang signifikan, dengan kerugian jiwa dan materiel yang dilaporkan. Tanah longsor yang terjadi di Dusun 1, Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, menewaskan satu keluarga.
Dari informasi terkini, empat orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk seorang ibu dan tiga anaknya. Peristiwa tragis ini disebabkan oleh hujan deras yang terjadi sebelumnya, yang menggerus tanah di area tersebut.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi
Dengan terjadinya bencana, jaringan telekomunikasi di Sibolga dan Tapanuli Tengah mengalami gangguan total. Sonny Juanda Nasution, Kepala Dinas Kominfo Tapteng, menyatakan bahwa gangguan ini mulai terdeteksi pada pukul 11.00 WIB.
Kondisi ini menghambat upaya untuk mengumpulkan data mengenai dampak dari bencana. Pihak terkait berusaha untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang matrikulasi kerusakan dan jumlah korban yang terdampak.
Evakuasi terhadap korban dilakukan oleh pihak kepolisian bersinergi dengan warga setempat setelah kepala desa mencurigai kondisi rumah korban yang tertutup. Setelah pintu rumah berhasil didobrak, ditemukan satu kamar yang tertimpah material longsor beserta korban di dalamnya.
Keempat korban yang mengalami nasib tragis adalah Dewi Hutabarat (33), Tio Arta Rouli Lumbantobing (7), Vania Aurora Lumbantobing (4), dan Ilona Lumbantobing (3). Suami dari korban tersebut saat kejadian tidak berada di rumah karena bekerja di luar kota.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: