Kategori Berita
Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 17:45 WIB

Misteri Penculikan dan Bunuh Diri: Kasus Alvaro Kiano di Jakarta Selatan

Misteri Penculikan dan Bunuh Diri: Kasus Alvaro Kiano di Jakarta SelatanMisteri Penculikan dan Bunuh Diri: Kasus Alvaro Kiano di Jakarta Selatan

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengkonfirmasi bahwa ayah tiri Alvaro Kiano telah bunuh diri setelah penangkapannya oleh pihak kepolisian. Penemuan jenazah tersangka ini menjadi sorotan, di tengah tragedi hilangnya bocah berusia enam tahun itu.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Pengakuan pihak kepolisian terkait kasus penculikan yang melibatkan Alvaro Kiano, kini semakin jelas setelah penangkapan yang dilakukan pada 23 November 2025. Di sisi lain, reaksi keluarga korban terhadap kejadian tragis ini pun mencuat ke publik.

Kronologi Kasus Alvaro Kiano

Alvaro Kiano Nugroho, seorang bocah berusia enam tahun, dilaporkan hilang sejak Maret 2025 di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian melakukan pencarian yang intensif dan berhasil menemukan tubuh Alvaro, yang sudah tidak bernyawa.

Pada tanggal 23 November 2025, pihak berwenang menangkap Alex Iskandar, ayah tiri korban, terkait dengan kasus penculikan tersebut. Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, mengungkapkan, 'Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan tersangka sudah diamankan.'

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Pengakuan Pihak Kepolisian

Kombes Nicolas Ary Lilipaly menjelaskan bahwa kematian Alvaro Kiano berkaitan langsung dengan Alex Iskandar. Ia menegaskan, 'Apa yang diceritakan oleh keluarga korban, itu bener adanya. Karena itu penyampaian dari kepolisian kepada keluarga korban juga.'

Meskipun demikian, informasi lebih lanjut mengenai kronologi kematian Alex Iskandar masih belum diungkapkan oleh kepolisian. Kejelasan mengenai kasus ini diharapkan segera dapat terwujud untuk menjawab pertanyaan masyarakat.

Keterangan Keluarga Korban

Sayem, nenek dari Alvaro, memberikan keterangan bahwa dia pertama kali mendengar berita tentang aksi bunuh diri tersangka dari pihak kepolisian. 'Saya tanya (ke polisi), “Ibu, enggak adanya itu bagaimana maksudnya? Saya enggak ngerti.” Dijawab, “Enggak ada itu sudah meninggal, Alvaronya. Terus tersangka tadi jam 08.00 pagi itu juga katanya bunuh diri',” ungkap Sayem.

Detail lebih lanjut mengenai kematian tersangka masih ditunggu oleh keluarga korban, di mana mereka berharap agar pihak kepolisian dapat memberikan penjelasan yang jelas mengenai peristiwa tragis ini.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Misteri Penculikan dan Bunuh Diri: Kasus Alvaro Kiano di Jakarta Selatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!