Ancaman Terhadap Pemimpin Tertinggi Iran: Rencana Pembunuhan oleh Amerika Serikat dan Israel
Iran mengklaim adanya rencana pembunuhan terhadap Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang diduga diatur oleh Amerika Serikat dan Israel.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Menteri Intelijen Iran, Esmail Khatib, mengungkapkan bahwa upaya ini berpotensi melibatkan serangan langsung maupun ancaman dari dalam negara.
Dalam wawancaranya pada Sabtu (22/11), Esmail Khatib menegaskan bahwa 'musuh-musuh' Iran sedang berusaha menargetkan Khamenei secara langsung.
Khatib menyatakan bahwa ancaman tersebut tidak hanya terbatas pada rencana pembunuhan, tetapi juga mencakup potensi serangan yang bisa datang dari dalam maupun luar negeri.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Pernyataan mengenai keamanan Khamenei diperkuat oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, yang menyoroti potensi ancaman pada 11 November lalu.
Pezeshkian menyampaikan bahwa ancaman terhadap Khamenei bisa memicu kekacauan dalam negeri yang lebih berbahaya daripada ancaman eksternal, khususnya mengingat ketegangan yang sudah terjalin dengan Israel.
Kehilangan Ayatollah Khamenei dipandang sebagai potensi penyebab ketidakstabilan yang signifikan bagi Iran, yang saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan politik dan keamanan.
Banyak pihak di Iran meyakini bahwa stabilitas dan kohesi negara sangat tergantung pada kepemimpinan Khamenei, dan ancaman ini semakin memacu kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: