Gus Yahya Klarifikasi Isu Pemakzulan di Rapat Koordinasi PBNU
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, atau akrab disapa Gus Yahya, memberikan tanggapan resmi terkait isu pemakzulan yang belakangan beredar di masyarakat.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Pernyataan tersebut disampaikan di Hotel Navator, Surabaya, pada malam hari, Sabtu, 22 November 2025, dalam konteks Rapat Koordinasi Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia.
Gus Yahya mengungkapkan ketidakpastian mengenai isu pemakzulan yang muncul melalui dokumen Risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang diterbitkan pada 20 November 2025.
'Saya sendiri belum terima. Tapi lihat nanti apakah ada yang dipersiapkan. Tunggu informasinya ya,' ujarnya, berusaha menenangkan situasi yang berkembang.
Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak berkaitan langsung dengan isu pemakzulan dan berharap semua pihak untuk menunggu informasi resmi terkait situasi tersebut.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Di lokasi acara, sejumlah pengurus NU dari berbagai daerah telah hadir, menunjukkan besarnya perhatian terhadap situasi yang terjadi.
Para personel Banser NU juga terlihat berjaga di area sekitar ruang pertemuan, mencerminkan adanya pengamanan ekstra sehubungan dengan isu pemakzulan yang beredar.
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, dalam hal ini menekankan pentingnya tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Gus Ipul mengimbau agar semua pengurus NU menjaga suasana tetap kondusif serta mengelola dinamika yang ada dengan mengedepankan mekanisme internal organisasi.
Menurutnya, dalam momen yang cukup menegangkan ini, 'Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman.'
Pernyataan tersebut menjadi titik pijak bagi pengurus dan masyarakat untuk tetap fokus pada informasi yang valid dan mendukung kedamaian dalam organisasi.
Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: