Insiden yang Menyebabkan Stroke pada Bocah 11 Tahun di Louisiana
Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun dari Louisiana, Amerika Serikat, Cold Ditmore, sedang menjalani pemulihan setelah mengalami stroke akibat insiden di sekolahnya.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Kecelakaan tersebut terjadi saat Ditmore memegang spidol, yang terdorong ke tenggorokannya setelah terkena bola yang ditendang oleh temannya.
Kejadian ini bermula saat Ditmore sedang beraktivitas di sekolah dan memegang spidol yang dimasukkan ke dalam mulutnya. Tiba-tiba, sebuah bola yang ditendang teman sekelas mengenai kepalanya, menyebabkan spidol tersebut terdorong ke belakang.
Awalnya, ibunya, Angelina Frazier, mengkhawatirkan kemungkinan gegar otak. Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, dokter menemukan gejala-gejala lain yang mengarah pada diagnosa stroke.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Ditmore mengalami gangguan bicara, tampak dengan tanda cadel, serta separuh otot wajahnya yang melemah. Selain itu, ia juga mengeluarkan keluhan kesulitan dalam menggerakkan lengan kirinya, yang menjadi tanda penting bagi tim medis.
Dia dirawat di Our Lady of the Lake Regional Medical Center, di mana dokter menemukan adanya penanda di tenggorokan yang menyebabkan penekanan arteri karotis, yang mengakibatkan gumpalan darah dan memicu stroke.
Selama enam bulan menjalani perawatan, Ditmore menunjukkan kemajuan yang signifikan. Meskipun demikian, ia masih harus menghadapi beberapa gejala sisa pasca-stroke yang memerlukan perhatian.
Saat ini, Ditmore disarankan untuk mengurangi aktivitas fisik dan mengkonsumsi obat pengencer darah untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Stroke merupakan kondisi medis serius yang membutuhkan penanganan cepat untuk mengurangi dampak jangka panjang.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: