Kontroversi Poster Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Tak Masuk dalam Daftar Pemain Terpilih
FIFA baru-baru ini menghapus unggahan yang menampilkan poster 42 negara yang lolos ke Piala Dunia 2026, di mana Cristiano Ronaldo tidak muncul dalam gambar. Momen ini memicu reaksi publik, terutama dari penggemar Ronaldo yang mempertanyakan keabsahan keputusan tersebut.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Pada unggahan yang beredar, wakil dari Portugal yang ditampilkan adalah Bruno Fernandes, bukan Ronaldo, yang dianggap sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola. Kejadian ini menimbulkan banyak kritik di kalangan netizen dan pengamat sepak bola.
Sekitar dua hari lalu, FIFA memposting foto para pemain yang mewakili 42 negara yang lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam unggahan tersebut, gambar yang dipilih untuk mewakili Portugal adalah Bruno Fernandes, yang menimbulkan tanda tanya besar di kalangan penggemar.
Pengguna media sosial pun bereaksi dengan mempertanyakan keputusan FIFA dan menilai bahwa ketidakhadiran Ronaldo adalah sebuah pengecualian yang tidak pantas, mengingat reputasinya di dunia sepak bola.
Caption yang disertakan dalam unggahan tersebut, '.42/48 team, 1 dream', dianggap sebagai sindiran terhadap Ronaldo dan memperbesar spekulasi di kalangan penggemar tentang alasan di balik keputusan ini.
Kekecewaan para netizen yang merasa bahwa Ronaldo seharusnya berada dalam gambar terlihat jelas di berbagai platform. Banyak pihak menunjukkan kepedulian mereka terhadap Ronaldo yang liputannya mencerminkan posisinya sebagai legenda sepak bola.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Pengamat sepak bola menyoroti bahwa kejadian ini mencerminkan pandangan publik mengenai bagaimana organisasi besar seperti FIFA memperlakukan pemain legendaris. Respons semacam ini menambah kompleksitas dalam interaksi antara media, penggemar, dan tokoh olahraga.
Meskipun kontroversi ini mencuat, pejabat FIFA tidak memberikan komentar resmi terkait keputusan menghapus unggahan yang dipermasalahkan. Hal ini menunjukkan bahwa FIFA mungkin sedang mempertimbangkan dampak media sosial terhadap reputasinya.
Cristiano Ronaldo menyatakan bahwa ia berencana untuk menikmati Piala Dunia 2026, terlepas dari ketidakhadiran namanya dalam publikasi resmi FIFA. Ia menegaskan bahwa gelar juara bukanlah satu-satunya ukuran untuk menilai kualitas seorang pemain dalam sejarah sepak bola.
"Jika Anda bertanya kepadaku, Cristiano, apakah memenangkan Piala Dunia adalah sebuah mimpi? Tidak, itu bukan mimpi," ungkap Ronaldo dalam wawancara terbaru.
Dalam tanggapan lanjutannya kepada Piers Morgan, Ronaldo juga menegaskan, "Mendefinisikan apa? Mendefinisikan apakah aku salah satu yang terbaik dalam sejarah, memenangkan satu turnamen [yang hanya terdiri dari] enam pertandingan, tujuh pertandingan. Menurut Anda itu adil?".
Pernyataan tersebut memperlihatkan pandangan Ronaldo yang lebih luas tentang arti Piala Dunia, menunjukkan bahwa ia tidak merasa terbebani oleh ekspektasi untuk meraih gelar tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: