Kategori Berita
Jumat, 21 NOVEMBER 2025 • 15:28 WIB

Pembentukan Struktur Modern di Keraton Surakarta oleh PB XIV Hamengkunegoro

Pembentukan Struktur Modern di Keraton Surakarta oleh PB XIV HamengkunegoroPembentukan Struktur Modern di Keraton Surakarta oleh PB XIV Hamengkunegoro

Pakubuwono (PB) XIV Hamengkunegoro secara resmi menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk membentuk struktur organisasi baru di Keraton Surakarta. Struktur ini diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan yang lebih modern dan efisien.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas

Penegasan tersebut disampaikan setelah melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Solo, dengan menekankan pentingnya niat baik dalam setiap keputusan strategis yang diambil.

Langkah Strategis dalam Pembentukan Struktur Bebadan

PB XIV Hamengkunegoro menyebutkan bahwa setiap generasi memiliki kesempatan untuk berkontribusi, dan hasil yang baik hanya dapat tercapai jika didasari oleh niat yang baik. Ini menjadi landasan bagi setiap kebijakan yang diambil.

Dalam pembentukan struktur baru, PB XIV berkomunikasi dengan KGPH Hangabehi, kakak laki-lakinya, untuk melibatkan anggota keluarga lainnya dalam proses tersebut. Keterlibatan ini dianggap penting demi menjaga keharmonisan dan kesinambungan tradisi keraton.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat

Paduan Unsur Tradisional dan Modern dalam Struktur Baru

Juru Bicara Humas Keraton Surakarta, KPA Singonagoro, menjelaskan bahwa proses pembentukan struktur baru telah melalui pertimbangan yang mendalam. Upaya ini bertujuan untuk menggabungkan elemen tradisional, akademis, dan profesional dalam satu kesatuan.

Penempatan tokoh adat dalam jajaran Paranpara Nata sebagai penasihat utama Raja merupakan penghormatan terhadap kebijaksanaan para leluhur. Di sisi lain, kehadiran Staf Khusus dari kalangan akademisi mencerminkan upaya keraton untuk beradaptasi dan melakukan modernisasi.

Kepastian Hukum dan Struktur Organisasi yang Diperkuat

Struktur baru yang telah disahkan mencakup penunjukan KPAA Sugeng Nugroho Dwijonagoro sebagai Sekretaris Pribadi Raja. Selain itu, KPA Singonagoro diangkat sebagai Juru Bicara resmi keraton.

Pembentukan Lembaga Hukum Raja juga menjadi salah satu aspek penting dalam struktur baru ini. Kehadiran dua figur legal diharapkan mampu memperkuat legitimasi serta memberikan perlindungan hukum yang lebih baik terhadap keraton.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pembentukan Struktur Modern di Keraton Surakarta oleh PB XIV Hamengkunegoro

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!