Duka Cita Jenderal (Purn) TNI Wiranto atas Meninggalnya Istrinya
Jenderal (Purn) TNI Wiranto mengungkapkan duka mendalam atas meninggalnya istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, setelah merayakan ulang tahun perkawinan ke-50.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi
Pernyataan itu disampaikan saat peti jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di Bambu Apus, Jakarta Timur, pada Minggu malam.
Jenderal (Purn) TNI Wiranto menyampaikan harapan keluarga agar almarhumah Rugaiya Usman dapat kembali sehat usai perawatan di rumah sakit.
"Memang keluarga mengharapkan bahwa ibu Uga Wiranto yang bersama-sama saya 50 tahun, baru kemarin kita merayakan ulang tahun perkawinan emas," ungkap Wiranto di tengah suasana duka.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Dalam momen itu, Wiranto menekankan harapan seorang suami untuk bersama istri hingga akhir hayatnya, termasuk menyaksikan pertumbuhan cucu-cucunya.
"Ibu Uga setelah menjalani satu proses pengobatan di rumah sakit, maka tadi sore pukul 15.55 dia telah kembali dipanggil ke Rahmatullah," imbuhnya, merujuk pada panggilan terakhir untuk almarhumah.
Wiranto menyampaikan rasa terima kasih kepada semua keluarga dan kerabat yang telah menghadiri prosesi pelayatan sebelum almarhumah dikebumikan pada hari Senin.
"Kami keluarga tentu hanya mohon doa restu dari para hadirin sekalian mudah-mudahan perjalanan almarhumah menghadap Allah SWT diberikan jalan yang lapang, jalan yang terang, dan diampuni segala kesalahannya," tutupnya, menunjukkan rasa syukur di tengah kesedihan.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: