Penangkapan Pelaku Penembakan Petugas Keamanan di Cakung, Jakarta Timur
Polisi berhasil menangkap dua pelaku penembakan yang menyebabkan tewasnya seorang petugas keamanan di Cakung, Jakarta Timur. Penangkapan terjadi pada Senin, 10 November 2025, setelah pelaku berusaha melarikan diri ke Lampung.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Kedua pelaku, yang identitasnya diungkapkan sebagai R dan PS, ditangkap tidak lama setelah insiden yang terjadi pada Sabtu, 8 November 2025. Penangkapan ini dilakukan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Penangkapan terhadap dua pelaku, R dan PS, berlangsung dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian penembakan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan, 'Dalam kurun waktu 24 jam, dua orang pelaku penembakan di Cakung ditangkap Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.'
Penyidik berhasil menangkap R lebih dulu saat hendak melarikan diri ke Lampung, lalu dilanjutkan dengan penangkapan PS. 'Saat ini, 2 orang pelaku menjalani pemeriksaan intensif dari penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya,' ujar Budi.
Setelah penangkapan, kedua pelaku terlihat berada di ruang Subdit Resmob Polda Metro Jaya dengan kondisi tangan terikat kabel ties, menunjukkan kontras dengan tindakan brutal yang mereka lakukan saat melakukan penembakan.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh
Peristiwa penembakan ini terjadi di Kampung Baru, Jalan Pelajar, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, saat korban berinisial AS dalam tugas ronda malam. Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro, menjelaskan, 'Korban pada saat itu sedang memonitor CCTV, melihat ada 2 orang dicurigai sedang mencongkel motor.'
Setelah melihat situasi mencurigakan tersebut, AS bersama rekannya berusaha mengejar pelaku menggunakan sepeda motor. Dalam upaya tersebut, AS menabrakkan motornya ke pelaku dan terjadi pertikaian antara keduanya.
'Sempat ada duel antara korban dan pelaku. Saat itu, terjadi suara ledakan sebanyak 2 kali,' ungkap Widodo, menjelaskan detil keadaan saat kejadian penembakan.
Insiden tersebut mengakibatkan tewasnya AS dan mengundang perhatian dari pihak kepolisian untuk melakukan langkah cepat. Polda Metro Jaya kini semakin giat dalam memburu pelaku kejahatan yang mengancam keamanan masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan upaya kepolisian untuk menjaga ketertiban dan keamanan, terutama di daerah yang rawan akan tindak kriminal. Kapolsek Cakung juga menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam mencegah kejadian serupa di masa depan.
Dalam situasi yang semakin berisiko, petugas keamanan diharapkan lebih waspada dan melakukan patroli secara intensif untuk mengurangi kejahatan di kawasan tersebut.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: