Menteri Keuangan Sampaikan Pesan Penting tentang Target Penerimaan Pajak
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Wajib Pajak Besar untuk menekankan pentingnya pencapaian target penerimaan pajak yang belum terpenuhi.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Ia menjelaskan bahwa tantangan dalam mencapai target tersebut tidak sepenuhnya disebabkan oleh kesalahan petugas pajak, melainkan juga oleh kondisi perekonomian yang kurang mendukung.
Dalam kunjungannya, Purbaya menjelaskan bahwa ketidakmampuan mencapai target penerimaan pajak tidak semata-mata disebabkan oleh faktor internal di Direktorat Jenderal Pajak.
Ia menyatakan, "Saya pernah bilang di meeting besar, bukan salah orang pajak itu (target penerimaan) enggak tercapai, tapi karena ekonominya turun," menunjukkan bahwa faktor eksternal sangat berpengaruh terhadap fluktuasi penerimaan pajak.
Hal ini mengindikasikan perlunya perhatian terhadap kondisi ekonomi yang lebih luas saat mengevaluasi kinerja penerimaan pajak.
Selanjutnya, Purbaya berusaha membangkitkan semangat petugas pajak agar tetap optimis dan bekerja dengan efisien meski dalam situasi yang tidak ideal.
Hingga September 2025, realisasi penerimaan pajak hanya mencapai Rp 1.273,35 triliun, mewakili 58,16% dari target APBN 2025 sebesar Rp 2.189 triliun.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN
Meski demikian, Purbaya mengungkapkan keyakinan akan pencapaian target tersebut dengan mengatakan, "Teman-teman pajak, jangan putus asa. Target pasti bisa tercapai."
Ia menekankan pentingnya upaya maksimal yang perlu dilakukan dalam pengumpulan pajak agar dapat terlihat hasil positif menjelang akhir tahun ini.
Optimisme ini mencerminkan harapan akan pemulihan kondisi ekonomi dan kinerja pajak yang lebih baik ke depan.
Purbaya menunjukkan keyakinan bahwa penerimaan pajak pada tahun mendatang akan mengalami peningkatan bersamaan dengan perbaikan kondisi ekonomi.
Menurutnya, "Kalau rasio kita betul, private sector berjalan baik," yang mengindikasikan pentingnya stabilitas sektor swasta dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: