Peringatan Hari Pahlawan 2025: Menghormati Jasa Para Pahlawan di TMPNU Kalibata Jakarta
Dalam Peringatan Hari Pahlawan pada 9 November 2025, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bangsa Indonesia untuk tetap mengingat jasa para pahlawan yang telah gugur demi kedaulatan negara.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Umum (TMPNU) Kalibata, Jakarta, dihadiri oleh para pejabat tinggi dan menjadi momen penting untuk memperkuat rasa nasionalisme.
Upacara Ziarah Nasional dan renungan suci untuk memperingati Hari Pahlawan diadakan pada tengah malam 9 November 2025 di TMPNU Kalibata, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh menteri dan pejabat tinggi negara, dan menjadi momen refleksi mengenai jasa para pahlawan.
Presiden Prabowo Subianto memimpin pengheningan cipta dan dalam sambutannya, ia mengajak seluruh rakyat untuk mengenang perjuangan pahlawan, khususnya mereka yang melawan kolonialisme. 'Marilah kita mengenang arwah dan jasa para pahlawan yang telah gugur membela kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia,' ungkapnya.
Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis
Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberanian dan pengorbanan para pahlawan harus menjadi panutan bagi generasi kini. Ia mengingatkan bahwa, 'Janganlah kita sekali-sekali melupakan jasa mereka, kepahlawanan mereka,' satu pernyataan yang mendorong sikap menghargai sejarah bangsa.
Dalam acara tersebut, sebagai simbol penghormatan, Presiden meletakkan karangan bunga dengan tulisan 'Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan' di depan monumen TMPNU Kalibata.
Upacara ini dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan petinggi negara lainnya, termasuk Menteri Sosial, Menteri Agama, serta Kapolri. Kehadiran mereka melambangkan kesatuan dalam menghormati semua pahlawan yang telah berkorban demi kebebasan bangsa.
Setelah mengheningkan cipta, upacara ditutup dengan pemberian hormat terakhir yang dipimpin oleh Komandan Upacara, diikuti oleh pejabat yang bersalaman dengan Presiden dan Wakil Presiden.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: