Kategori Berita
Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 17:51 WIB

Survei BPS: Biaya Hidup di Jakarta Hampir Rp15 Juta Per Bulan

Survei BPS: Biaya Hidup di Jakarta Hampir Rp15 Juta Per BulanSurvei BPS: Biaya Hidup di Jakarta Hampir Rp15 Juta Per Bulan

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa biaya hidup di Jakarta mencapai hampir Rp15 juta per bulan untuk rata-rata rumah tangga.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Angka ini jauh melebihi upah minimum provinsi yang ditetapkan pemerintah daerah, mencerminkan tingginya biaya kebutuhan hidup di ibukota negara.

Pengeluaran Rata-rata dan Komponennya

Laporan Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 menunjukkan bahwa total pengeluaran konsumsi rata-rata rumah tangga di Jakarta mencapai Rp14,88 juta per bulan. Pengeluaran tersebut mencakup kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, transportasi, dan komunikasi.

Menurut data BPS, total pengeluaran perumahan, termasuk air, listrik, dan bahan bakar, mencapai Rp3,19 juta. Sementara itu, biaya untuk makanan dan minuman serta tembakau berjumlah sebesar Rp2,78 juta, sedangkan transportasi mencapai Rp2 juta.

Demikian juga, pengeluaran untuk penyediaan makanan dan minuman di restoran mencapai Rp1,48 juta. Beberapa kebutuhan lainnya seperti pendidikan, komunikasi, dan kesehatan juga berkontribusi secara signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Faktor yang Mempengaruhi Tingginya Biaya Hidup

Tingginya pengeluaran konsumsi rumah tangga di Jakarta dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebutuhan atas teknologi informasi dan gaya hidup yang lebih konsumtif. Perubahan pola konsumsi masyarakat urban juga menjadi salah satu kunci dalam fenomena ini.

Data menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta kini lebih memilih untuk menghabiskan pendapatan mereka pada aspek-aspek kehidupan yang berhubungan dengan kenyamanan dan efisiensi, termasuk penggunaan layanan digital dan transportasi online.

BPS menggarisbawahi bahwa SBH merujuk pada Manual Consumer Price Index dari IMF, yang mengindikasikan metode akurat dalam menghitung pengeluaran rumah tangga.

Perincian Pengeluaran Konsumsi di Jakarta

BPS juga menyajikan rincian angka yang lebih spesifik mengenai pengeluaran konsumsi rata-rata. Untuk lebih memahami komponen anggaran rumah tangga, berikut adalah daftarnya: Perumahan, termasuk air dan listrik, Rp3.195.697; makanan, minuman dan tembakau, Rp2.785.136; transportasi, Rp2.002.249, dan lain-lain.

Rincian lebih lanjut juga menunjukkan bahwa pendidikan dan kesehatan memiliki rata-rata pengeluaran sekitar Rp959.899 dan Rp485.611. Rincian ini penting untuk memberikan gambaran holistik tentang biaya hidup serta kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap rumah tangga di Jakarta.

Dengan demikian, pemahaman mengenai biaya hidup yang tinggi ini menjadi krusial dalam perencanaan ekonomi dan kebijakan pemerintah untuk memfasilitasi warga Jakarta.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Survei BPS: Biaya Hidup di Jakarta Hampir Rp15 Juta Per Bulan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!