Kategori Berita
Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 11:43 WIB

Inspeksi Mendadak Wakil Wali Kota Surabaya Terhadap SPBU Pertamina Terkait Masalah BBM

Inspeksi Mendadak Wakil Wali Kota Surabaya Terhadap SPBU Pertamina Terkait Masalah BBMInspeksi Mendadak Wakil Wali Kota Surabaya Terhadap SPBU Pertamina Terkait Masalah BBM

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan inspeksi mendadak di SPBU Pertamina di Jalan Rajawali setelah menerima laporan terkait masalah pengisian bahan bakar oleh pengemudi ojek online. Dalam inspeksinya, Armuji menemukan adanya dua cairan berbeda dalam BBM Pertamina yang membingungkan pengguna.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Dalam kunjungannya pada Kamis (30/10/2025), Armuji menekankan pentingnya tanggung jawab Pertamina untuk memberikan ganti rugi terhadap kerugian yang dialami pengemudi ojek online. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat banyaknya laporan tentang sepeda motor yang mogok setelah pengisian BBM.

Laporan Pengemudi Ojek Online

Armuji melakukan sidak ke SPBU Pertamina di Jalan Rajawali sebagai respons terhadap banyaknya laporan dari pengemudi ojek online yang mengalami masalah teknis pada kendarannya setelah mengisi bahan bakar. Ia menegaskan bahwa Pertamina harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pengemudi tersebut.

Dalam pernyataannya, Armuji menyampaikan bahwa, "Para ojol ini kalau nge-service pasti habis uang, dari Pertamina digantikan enggak uangnya, jangan disampaikan saja harus ada kepastian." Hal ini menandakan urgensi untuk memberikan solusi bagi para pengemudi yang mengalami kerugian.

Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut dari setiap laporan mengenai masalah yang dihadapi pengemudi akibat BBM. Armuji menegaskan bahwa hal ini menjadi prioritas agar masyarakat merasa aman dan dapat melapor jika mengalami kerusakan.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Komitmen dari Pihak SPBU

Budi Susetyo, Supervisor SPBU Pertamina Rajawali, menyatakan bahwa setiap laporan yang diterima dari pengemudi akan diteruskan ke kantor pusat PT Pertamina. Ia menggarisbawahi pentingnya adanya bukti nota pembelian untuk memastikan proses pengaduan berjalan dengan baik.

"Iya nanti kita masukkan laporannya, saya ajukan ke kantor (pusat) Pertamina," ujarnya saat menjelaskan prosedur pengaduan yang berlaku di SPBU.

Armuji juga mengimbau masyarakat untuk selalu meminta nota setiap kali melakukan pengisian BBM. Nota pembelian dianggap sebagai bukti valid yang dapat digunakan saat pengaduan di SPBU.

Temuan Investigasi Polda Jatim

Pada hari yang sama, tim dari Polda Jatim melakukan inspeksi di SPBU Kebonsari sebagai respons terhadap laporan adanya kendaraan yang mogok setelah mengisi bahan bakar. Tim melakukan pengecekan untuk memastikan kualitas BBM yang disuplai.

"Kami bersama pihak Pertamina melakukan pengecekan di SPBU Kebonsari terkait dengan isi yang beredar adanya motor brebet atau rusak karena pertalite," jelas Kompol Putu Angga.

Dalam pemeriksaan tersebut, sampel Pertalite diuji dengan metode tertentu untuk mendeteksi kemungkinan kontaminasi. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa SPBU Kebonsari tidak terindikasi mengandung air, namun pengaduan mengenai kendaraan tetap menjadi perhatian pihak berwenang.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Inspeksi Mendadak Wakil Wali Kota Surabaya Terhadap SPBU Pertamina Terkait Masalah BBM

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!