Kopi Susu vs Cold Brew: Memahami Kesehatan dan Keunggulan Masing-Masing
Kopi susu dan cold brew saat ini menjadi pilihan populer di berbagai kafe di Indonesia. Namun, perdebatan mengenai mana yang lebih sehat di antara keduanya masih menjadi pertanyaan banyak orang.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Artikel ini bertujuan untuk membahas secara mendalam perbandingan antara kopi susu dan cold brew, mulai dari komposisi hingga manfaat keduanya bagi kesehatan.
Kopi susu merupakan minuman yang dihasilkan dari kombinasi antara kopi dan berbagai jenis susu, seperti susu full cream atau susu almond. Penambahan susu dapat meningkatkan kalori dan nutrisi, namun juga meningkatkan asupan lemak dan gula, terutama jika ditambahkan dengan gula.
Kandungan nutrisi dalam kopi susu bisa beragam berdasarkan jenis susu yang digunakan, memberikan sumber protein, kalsium, dan vitamin D. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa intoleransi laktosa dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang setelah mengonsumsi kopi susu.
Dr. Ana, seorang ahli gizi, menekankan, "Mengkonsumsi kopi susu dalam jumlah wajar memberikan manfaat, tetapi jangan lupa untuk memperhatikan asupan kalori harian."
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Cold brew adalah metode penyeduhan kopi yang menggunakan air dingin selama 12 hingga 24 jam, menghasilkan aroma dan rasa kopi yang lebih halus serta rendah asam. Metode ini menjadikannya lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan.
Dari sisi kesehatan, cold brew cenderung memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan dengan kopi panas, tergantung pada cara penyajian. Ini menjadikannya pilihan yang lebih baik bagi mereka yang sensitif terhadap kafein.
Budi, seorang barista dan penggemar kopi, menyatakan, "Cold brew memberikan rasa yang lebih menyegarkan dan cocok dinikmati di iklim tropis seperti Indonesia."
Dalam membandingkan kopi susu dan cold brew, perlu diingat bahwa pilihan yang lebih baik sangat bergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing individu. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, terutama terkait dengan asupan kalori dan sensitivitas terhadap asam.
Kopi susu bisa menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin mendapatkan tambahan protein dan kalsium, sedangkan cold brew lebih sesuai bagi yang mencari rasa yang lebih ringan dan tidak terlalu asam. Penting untuk mengonsumsi keduanya secara bijak, terlepas dari pilihan yang diambil.
Ahli kesehatan selalu menegaskan pentingnya moderasi dalam konsumsi kafein. Dengan konsumsi yang terukur, baik kopi susu maupun cold brew dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: