Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan tanggapan terkait kunjungan Roy Suryo dan dokter Tifa ke makam Sudjiatmi Notomihardjo, ibunda Presiden Joko Widodo.
Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Gibran menyampaikan apresiasi atas perhatian yang ditunjukkan oleh keduanya dan menjelaskan bahwa makam tersebut terbuka untuk siapa pun yang ingin berziarah.
Roy Suryo dan dokter Tifa beserta sejumlah rekan mereka mengunjungi makam Sudjiatmi Notomihardjo pada tanggal 10 Oktober 2025. Makam tersebut terletak di Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, dan bersebelahan dengan pusara mendiang suaminya, Widjiatno Notomihardjo.
Dalam video yang beredar, terlihat Roy Suryo dan dokter Tifa mengklaim menemukan kejanggalan pada makam tersebut. Kunjungan ini telah menarik perhatian media dan publik, terutama setelah pernyataan dokter Tifa yang meragukan hubungan biologis antara Jokowi dan ibunya.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Menyikapi kunjungan tersebut, Gibran menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Roy Suryo dan dokter Tifa. "Saya atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan terima kasih atas perhatian Pak Roy Suryo dan Ibu dr. Tifa yang sudah sengaja datang melakukan ziarah kubur," ujar Gibran.
Kunjungan ini dianggap sebagai bentuk penghormatan dan kesempatan untuk mendoakan almarhumah ibunda dan kakeknya. Gibran menegaskan bahwa makam keluarga terbuka untuk umum, dan siapa pun berhak untuk ziarah serta berdoa.
Sudjiatmi Notomihardjo, ibunda Joko Widodo, meninggal dunia pada tanggal 25 Maret 2020 di usia 77 tahun. Ia menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit TNI Slamet Riyadi, Solo, setelah berjuang melawan kanker.
Jokowi ketika itu mengungkapkan rasa dukacitanya dalam sebuah jumpa pers, menyatakan, "Tadi sore pada pukul 16.45 WIB berpulang kehadirat Allah SWT ibunda kami, Bu Sujiatmi Notomiharjo." Pernyataan tersebut menunjukkan kedalaman rasa kehilangan yang dirasakan oleh keluarga.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: