Kategori Berita
Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 14:36 WIB

Keputusan Larangan Masuk Atlet Senam Israel dalam Kejuaraan Dunia 2025 di Jakarta

Keputusan Larangan Masuk Atlet Senam Israel dalam Kejuaraan Dunia 2025 di JakartaKeputusan Larangan Masuk Atlet Senam Israel dalam Kejuaraan Dunia 2025 di Jakarta

Atlet senam Israel, Artem Dolgopyat, tidak akan bisa ikut serta dalam Kejuaraan Dunia Senam 2025 yang akan berlangsung di Jakarta pada 19-25 Oktober mendatang.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Penyelenggara kejuaraan belum memberikan pemberitahuan resmi terkait larangan masuk yang dikenakan kepada atlet-atlet dari Israel.

Status Keikutsertaan Atlet Senam Israel

Federasi Senam Israel menyatakan bahwa mereka masih berupaya agar para atletnya dapat berkompetisi di ajang tersebut. Mereka menyampaikan, "Hingga saat ini, federasi belum menerima pemberitahuan resmi dari penyelenggara kompetisi maupun dari FIG. Kami sedang menghubungi semua pihak terkait," di mana harapan mereka adalah agar Artem Dolgopyat dapat berperan dalam kompetisi ini.

Dari enam atlet yang direncanakan untuk tampil, termasuk Eyal Indig dan Roni Shamay, Federasi Senam Israel telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Olahraga dan Komite Olimpiade dalam menghadapi situasi ini.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi

Dukungan Federasi Senam Internasional

Ketua Umum PB Persani, Ita Yuliati Irawan, mengonfirmasi dukungan dari FIG terkait keputusan Indonesia untuk menolak kehadiran atlet Israel. Dalam konferensi persnya, Ita menjelaskan, "FIG hari ini sudah menyatakan secara resmi melalui telepon kepada saya pagi ini. Mereka mendukung keputusan yang sudah diambil Pemerintah Indonesia.

Lebih lanjut, Ita menegaskan bahwa posisi Indonesia terhadap Israel telah diinformasikan sejak awal kepada FIG. "Ketika Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah, kami sudah memberi peringatan kepada FIG soal posisi Indonesia terhadap Israel," ujarnya.

Pernyataan dari Pejabat Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa visa untuk atlet Israel tidak akan diberikan. Penegasan ini menunjukkan sikap tegas pemerintah Indonesia mengenai hubungan diplomatik dengan Israel.

Keputusan larangan ini berdampak signifikan bagi partisipasi atlet Israel dalam kejuaraan yang bergengsi, menyita perhatian luas di kalangan komunitas olahraga internasional.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keputusan Larangan Masuk Atlet Senam Israel dalam Kejuaraan Dunia 2025 di Jakarta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!