Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melakukan serangkaian kontak dengan pemimpin dunia untuk menuntut pembebasan relawan dan aktivis Malaysia yang ditahan saat mengangkut bantuan ke Gaza.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan
Diskusi ini melibatkan pemimpin dari berbagai negara, termasuk Perdana Menteri Qatar, Presiden Turki, dan Presiden Mesir, sebagai langkah mendorong pembebasan yang dianggap tidak adil.
Anwar Ibrahim menyatakan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi langsung dengan beberapa pemimpin dunia dalam rangka mendukung pembebasan para relawan yang ditahan. Pemimpin-pemimpin tersebut antara lain Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, serta Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi.
Dalam keterangannya di Kuala Lumpur, Anwar menegaskan, "Hingga sore ini, saya telah berdiskusi langsung dengan Perdana Menteri Qatar, Presiden Turki, dan Presiden Mesir untuk mendapatkan dukungan mereka dalam menuntut pembebasan segera para relawan dan aktivis Malaysia yang ditahan secara tidak adil."
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Anwar juga melakukan komunikasi erat dengan mitra-mitra kunci lainnya, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mendesak intervensi segera tanpa penundaan terkait situasi yang dihadapi oleh para relawan.
Dia menekankan pentingnya upaya kolektif dalam menghadapi kekejaman tersebut dengan menyatakan, "Saya tegaskan kembali, dengan sekeras-kerasnya, bahwa kekejaman dan tindakan agresi yang dilakukan oleh rezim Israel harus segera dihentikan."
PM Anwar mengkritik situasi yang menghambat bantuan kemanusiaan ke Gaza, mendorong agar bantuan dapat segera menjangkau rakyat Gaza tanpa hambatan. Dia menegaskan perlunya pembebasan semua tahanan secara segera dan tanpa syarat.
Anwar menandaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Israel merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, yang harus mendapatkan perhatian serius dari komunitas internasional.
Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: