Kategori Berita
Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 18:32 WIB

Perjuangan Rylie Toomey Melawan Kanker Usus Besar di Usia Muda

Perjuangan Rylie Toomey Melawan Kanker Usus Besar di Usia MudaPerjuangan Rylie Toomey Melawan Kanker Usus Besar di Usia Muda

Rylie Toomey, seorang wanita berusia 27 tahun dari Mechanicsburg, Pennsylvania, didiagnosa mengidap kanker usus besar stadium 4 setelah mengalami sakit perut hebat saat mempersiapkan pernikahannya.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Diagnosis ini mengarah pada serangkaian tantangan kesehatan dan emosional yang mendalam, di mana sebelumnya gejala yang dirasakannya dianggap sepele oleh tenaga medis.

Awal Mula Gejala dan Kesulitan Diagnosis

Rylie Toomey mulai merasakan gejala sakit perut yang hebat di awal tahun 2025, saat ia tengah bersibuk mempersiapkan pernikahan. Pemeriksaan awal oleh dokter hanya menyimpulkan bahwa gejalanya disebabkan oleh konstipasi, tanpa ada evaluasi yang mendalam.

Rasa sakit yang dialaminya semakin parah seiring waktu. Pada bulan April 2025, ia terpaksa berkunjung ke ruang gawat darurat, di mana ia menyatakan, "Dalam pikiranku, kurasa aku akan mati, begitulah sakitnya." Kenyataan ini menggambarkan besarnya rasa nyeri yang ia alami dalam kondisi yang cukup mendesak.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan adanya perforasi usus dan massa di usus besar, yang mengarah pada diagnosis kanker usus besar stadium 4. Ditambah lagi, usia muda Rylie membuatnya merasa terabaikan dalam penanganan medis.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Dampak Kesehatan dan Perjuangan Melawan Kanker

Akibat diagnosis ini, Rylie terpaksa menunda rencana pernikahannya yang seharusnya dilaksanakan pada bulan Juni. Ia berbagi tentang pengalamannya, "Saat mendengar kata 'kanker', rasanya tidak mungkin. Saya pikir itu bukan saya, karena sebelum ini saya sehat sekali."

Setelah itu, Rylie menjalani operasi darurat dan mendapatkan diagnosis tambahan berupa massa kecil di hati dan nodul di paru-paru yang dicurigai sebagai metastasis. Kejadian ini membuatnya merasa diabaikan meskipun tidak memiliki faktor risiko yang dikenal sebelumnya.

Saat ini, Rylie menjalani kemoterapi setiap dua minggu dan turut serta dalam terapi imun. Selama perawatannya, ia memutuskan untuk membekukan sel telurnya dengan harapan dapat menjadi seorang ibu di masa depan.

Tren Kanker Usus Besar pada Usia Muda

Data menunjukkan bahwa kasus kanker saluran cerna, termasuk kanker usus besar, di kalangan individu di bawah 50 tahun meningkat secara signifikan, menjadi isu yang serius di Amerika Serikat. Studi terbaru yang diterbitkan dalam JAMA menegaskan bahwa tren peningkatan ini terus berlangsung.

Menurut Dr. Kimmie Ng, penulis studi dan Direktur Young-Onset Colorectal Cancer Center di Dana-Farber Cancer Institute, "Itu pertanyaan besar abad ini. Saat ini kita belum tahu penyebab pastinya."

Faktor risiko yang umum diidentifikasi meliputi obesitas, pola makan tinggi gula, dan gaya hidup sedentari. Namun, Rylie tidak memiliki faktor risiko yang umum, dan selalu menjaga kesehatannya, sehingga pengalamannya penting untuk meningkatkan kesadaran akan kanker di kalangan orang muda.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perjuangan Rylie Toomey Melawan Kanker Usus Besar di Usia Muda

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!