Kategori Berita
Jumat, 26 SEPTEMBER 2025 • 14:26 WIB

Kesenjangan Upah Gender di Indonesia Masih Menjadi Tantangan Signifikan

Author

Kesenjangan Upah Gender di Indonesia Masih Menjadi Tantangan SignifikanKesenjangan Upah Gender di Indonesia Masih Menjadi Tantangan Signifikan

Meskipun terdapat kemajuan dalam dunia kerja, kesenjangan upah antara pria dan wanita tetap menjadi isu yang signifikan di Indonesia.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota

Berbagai faktor, termasuk stereotip gender, akses pendidikan, dan pilihan karir, berkontribusi terhadap perbedaan upah ini.

Faktor Penyebab Kesenjangan Upah

Salah satu faktor utama yang menyebabkan kesenjangan upah adalah rasio partisipasi perempuan dalam angkatan kerja yang masih rendah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2021, rasio partisipasi angkatan kerja perempuan di Indonesia hanya mencapai 51,9% dibandingkan dengan 81,5% untuk pria.

Banyak perempuan juga terjebak dalam pekerjaan informal yang umumnya memiliki upah lebih rendah dan kurang stabil.

Persepsi negatif terhadap kemampuan perempuan dalam posisi pengambilan keputusan dapat membatasi peluang mereka untuk mendapatkan gaji yang setara.

Persepsi dan Stereotip Gender

Stereotip gender sering kali memengaruhi cara perempuan diperlakukan di tempat kerja.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Dalam survei yang dilakukan oleh World Economic Forum, 61% responden wanita melaporkan bahwa mereka merasa diabaikan ketika mengajukan kenaikan gaji.

Kenyataan ini menunjukkan bahwa terdapat hambatan sistemik dalam pencapaian kesetaraan gender, termasuk di dalam budaya organisasi.

Kurangnya keberadaan perempuan dalam posisi manajerial juga memperburuk situasi, karena mereka tidak mendapatkan akses kepada sumber daya yang sama.

Peran Pendidikan dan Kesempatan

Pendidikan merupakan faktor penting dalam menentukan gaji, dan meskipun kesenjangan pendidikan antara pria dan wanita sedang menurun, masih terdapat ketidaksetaraan dalam bidang studi.

Bias dalam pemilihan jurusan kuliah sering kali terjadi, di mana perempuan lebih memilih jurusan yang umumnya dipandang memiliki potensi penghasilan lebih rendah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kesenjangan Upah Gender di Indonesia Masih Menjadi Tantangan Signifikan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!