Kategori Berita
Senin, 05 MEI 2025 • 15:14 WIB

Ekonomi Indonesia Kuartal I-2025 Tumbuh 4,87%, Pertanian Jadi Penopang

Ekonomi Indonesia Kuartal I-2025 Tumbuh 4,87%, Pertanian Jadi PenopangPertumbuhan Ekonomi (Istimewa)

KAMI INDONESIA – Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja mengumumkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 4,87% pada kuartal I tahun 2025 secara year on year (yoy).

Pertumbuhan ini mengindikasikan adanya stabilitas di sektor-sektor tertentu meskipun masih di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan pertumbuhan 4,94%.

Mewakili perjalanan ekonomi yang dinamis, angka ini juga mencerminkan variabel yang beragam, dari konsumsi rumah tangga hingga sektor industri.

Sektor Pertanian Sebagai Penopang Utama

Salah satu sorotan utama dalam pertumbuhan kuartal ini adalah kontribusi signifikan dari sektor pertanian.

BPS mencatat bahwa pertanian berkontribusi besar dalam mendukung pertumbuhan PDB, dengan pertumbuhan yang menandakan bahwa sektor ini tetap menjadi fondasi penting bagi ekonomi nasional.

Kondisi cuaca yang mendukung dan kebijakan pemerintah dalam reformasi pertanian juga berperan dalam memperkuat sektor ini.

Kondisi Sektor Lainnya

Namun, tidak semua sektor menunjukkan sinyal positif. Sektor akomodasi dan makan minum mengalami penurunan, yang turun dari 9,34% di kuartal I 2024 ke 5,75% di kuartal ini.

Sektor industri pertambangan juga terpuruk dengan kontraksi sebesar 1,23%, membuktikan adanya tantangan yang harus dihadapi dalam meningkatkan daya saing industri di era global.

Meski demikian, konsumsi rumah tangga masih mencatu ekonomi dengan kontribusi mencapai 2,61%, menunjukkan daya beli masyarakat masih memiliki kekuatan.

Kontraksi Kuartalan yang Mengkhawatirkan

Walaupun pertumbuhan tahunan tertera positif, data menunjukkan bahwa ekonomi mengalami kontraksi 0,98% dibandingkuartal sebelumnya.

Kontraksi ini harus diwaspadai oleh pelaku ekonomi dan pembuat kebijakan, karenanya diperlukan langkah yang strategis untuk menghindari penurunan lebih lanjut.

Efisiensi dalam penggunaan anggaran yang diimplementasikan oleh pemerintah juga menjadi sorotan, dengan dampak yang diperkirakan mulai tampak pada kuartal berikutnya.

IHSG tetap Hijau Amidst Pressures

Meskipun angka pertumbuhan ekonomi berada di bawah ekspektasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap menunjukkan performa yang baik, berada di zona hijau.

Hal ini memberikan sinyal bahwa investor masih optimis terhadap fundamental ekonomi jangka panjang, meskipun sentimen jangka pendek tampak berfluktuasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ekonomi Indonesia Kuartal I-2025 Tumbuh 4,87%, Pertanian Jadi Penopang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!